> >

Mabes Polri Respons Curhat Calon Taruna Akpol Gagal Lolos karena Covid-19

Sosial | 9 Agustus 2020, 10:19 WIB
Calon taruna Akpol curhat di Twitter karena merasa janggal dinyatakan terinfeksi Covid-19. (Sumber: Twitter)

Setelah kejadian itu, calon taruna Polri itu kemudian membuat sebuah curhatan di media sosial. Curhatan tersebut diunggah ke akun Twitter @siap_abangjagoo pada Kamis (6/8/2020).

Baca Juga: 5 Taruna Akpol Positif Corona saat Sedang Menjalani Masa Cuti di Jogjakarta

Hanya dalam beberapa jam, unggahan curhatannya memperoleh belasan ribu retweet dan puluhan ribu likes.

"Jadi, kemarin aku daftar seleksi Akpol, masih seleksi daerah sih. Tapi, Alhamdulillah aku ranking 1 se-provinsi, sudah sampai sidang akhir, terus berhak untuk melanjutkan tes ke tingkat pusat," tulis @siap_abangjagoo.

Untuk melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya, wanita itu perlu melakukan rapid test. Hasilnya, ia dinyatakan tidak reaktif atau negatif Covid-19.

Selanjutnya, sang wanita itu memperlihatkan surat hasil rapid tes yang dilakukannya pada 31 Juli 2020.

Pada sore harinya, anggota polisi dari Polda datang ke rumahnya dan mengabarkan bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19. Karena tak yakin dengan hasil swab tes yang dikeluarkan kepolisian, wanita tersebut mencoba memeriksakan dirinya secara mandiri.

Dia pergi ke sebuah klinik di Batam untuk melakukan swab test. Hasilnya, wanita itu dinyatakan negatif Covid-19. Setelah itu, dia mendiskusikannya kepada orang tuanya.

"Aku diskusikan sama Papa gimana-gimananya. Kok gak sinkron gitu loh?! Rapid hasilnya Non-reaktif, terus swab Negatif juga," tuturnya.

Dalam penelusurannya, ternyata namanya tercantum dalam rilis pasien positif Covid-19 yang dikeluarkan Gugus Tugas Kota Batam. Rilis tersebut diumumkan pada 31 Juli 2020 malam lewat situs resmi Pemerintah Kota Batam, lawancorona.batam.go.id.

Baca Juga: Kelar Desember, Flyover Tapal Kuda Digadang Bisa Jadi Ikon Baru Jakarta

Agar tidak dianggap berbohong, wanita ini menunjukkan cassette rapid test miliknya yang negatif serta rontgen dada. Termasuk melakukan tes rapid ECLIA yang dianggap lebih akurat. Adapun hasilnya tetap dinyatakan negatif virus corona.

Tes swab yang menyatakan dirinya positif Covid-19 merupakan arahan dari Polda untuk keperluan tes Akpol.

Tidak hanya wanita itu yang dinyatakan gugur dalam seleksi Akpol karena dinyatakan positif Covid-19. Terdapat sekitar 6 calon taruna lain di daerahnya yang bernasib sama.

"Ada sekitar 6 orang yang tes Akpol di sini yang kena kasus gini. Yang aku tahu kabarnya, 3 orang kawan aku coba ulang swab karena gak yakin, dan ternyata bener NEGATIF semua!" ujar wanita itu.

Penulis : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU