> >

6 Dampak Buruk Ini Muncul karena Terlalu Banyak Minum Jus Seledri

Kesehatan | 18 Maret 2024, 17:00 WIB
Ilustrasi jus seledri. (Sumber: Freepik/jcomp)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Jus dari aneka sayuran semakin populer karena manfaatnya untuk kesehatan. Jus hijau dipercaya mengandung banyak vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh, salah satunya jus seledri.

Jus seledri diyakini bermanfaat untuk kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan, serta mengurangi peradangan tubuh. Namun meski dianggap sebagai minuman yang menyehatkan, jus seledri tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. 

Dikutip dari laman Healthline, berikut dampak buruk terlalu banyak minum jus seledri. 

Baca Juga: Simak, Ini 5 Obat Alami Atasi Asam Urat, Mudah Dibuat di Rumah, Ada Kunyit dan Seledri

1. Memicu kenaikan tekanan darah 

Jus seledri relatif tinggi sodium, yaitu sekitar 189 miligram (mg) dalam dalam porsi satu cangkir (240 mililiter). Sementara, para ahli gizi menganjurkan konsumsi garam tidak lebih dari 2.000 mg natrium atau setara dengan satu sendok teh garam per orang per hari (5 gram/orang/hari).

Minum beberapa gelas jus seledri dalam sehari dapat meningkatkan asupan garam harian. Studi menyebut bahwa asupan tinggi garam berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, khususnya pada orang-orang yang sensitif terhadap efek garam. 

2. Menyebabkan masalah pencernaan

Seledri kaya akan manitol, sejenis gula alkohol yang ditemukan secara alami dalam banyak buah dan sayuran. Manitol bertindak sebagai agen osmotik, yang berarti menarik air ke saluran pencernaan dan mengendurkan tinja. 

Hal inilah yang menyebabkan banyak orang melaporkan mengalami efek samping pencernaan, seperti diare, setelah banyak minum jus seledri. Meskipun efek samping ini biasanya mereda dengan sendirinya, tetapi ini akan lebih berdampak pada orang-orang yang memiliki kondisi seperti sindrom iritasi usus besar.

3. Meningkatkan rasa lapar

Dampak buruk terlalu banyak minum jus seledri selanjutnya adalah meningkatkan rasa lapar. Jus seledri sering dicampur dan disaring. 

Proses ini menghilangkan sebagian besar serat dalam seledri. Serat adalah senyawa bermanfaat yang bergerak melalui saluran pencernaan secara perlahan. 

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

Sumber : Healthline


TERBARU