> >

Ari Askhara Dicopot, Pramugari Garuda Gak Lagi Terbang 18 Jam Sehari

Cerita indonesia | 13 Desember 2019, 12:38 WIB

Manajemen Garuda Indonesia memutuskan untuk kembali memberikan fasilitas penginapan kepada awak kabin yang melayani rute perjalanan dari Jakarta menuju Australia. Kebijakan diambil setelah I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dicopot dari jabatan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Dikutip dari Kompas.com, hal itu disampaikan oleh Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah.

“Yang PP (pulang pergi) sudah kita kembalikan. Sydney, Melbourne. Enggak ada yang PP (pulang pergi) lagi,“ ujar Pikri Ilham Kurniansyah, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Ari Askhara Diminta Angkat Kaki dari Anak Cucu Usaha Garuda Indonesia

Pikri Ilham Kurniansyah menyebut pemberian fasilitas itu akan dilakukan bertahap. Sebelumnya, Pramugari Garuda Indonesia mengeluhkan soal jam kerja di era kepemimpinan mantan direktur utama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Hersanti, salah satu pramugari sempat bekerja 18 jam sehari saat dirinya melayani penerbangan Jakarta-Melbourne-Jakarta. Perempuan yang telah bekerja selama 30 tahun itu menambahkan, aturan tersebut baru berlaku sejak Agustus 2019 lalu. Aturan pramugari tak diberi fasilitas penginapan saat melayani penerbangan ke Australia baru berlaku di era Ari Askhara.

Baca Juga: Reaksi Keras Erick Thohir Soal Isu Germo Pramugari Garuda Indonesia

#AriAskhara #GarudaIndonesia #PramugariIndonesia

Penulis : Desy-Hartini

Sumber : Kompas TV


TERBARU