> >

Fantastis, China Mengebor hingga 10.000 Meter ke Dalam Bumi, Ternyata Banyak Tujuannya

Kompas dunia | 2 Juni 2023, 12:40 WIB
Kepala sumur dan rig pengeboran di ladang minyak Yarakta, milik Irkutsk Oil Company (INK), di wilayah Irkutsk, Rusia (11/3/2019). (Sumber: Kompas.tv/Ant) 

Lubang terdalam di Bumi jatuh ke Kola Superdeep Borehole di Semenanjung Kola, Barat Laut Rusia.

Proyek ini berlangsung dari 24 Mei 1970 hingga tepat setelah runtuhnya Uni Soviet, yang lubang terdalam mencapai 11.034 meter di bawah permukaan laut.

Tim menemukan bahwa bebatuan jauh di bawah Bumi jauh lebih basah dari yang mereka perkirakan.

Baca Juga: Pendaki Malaysia Nyaris Tewas di Zona Kematian Gunung Everest, Bisa Selamat meski Hampir Mustahil

Sebelum lubang bor menemukannya, para ilmuwan mengira air tak akan menembus batu begitu dalam.

Mereka juga berharap menemukan lapisan basal di bawah granit benua, seperti yang ditemukan di kerak samudera.

Sebaliknya, mereka menemukan bahwa di bawa granit beku terdapat granit metamorfik.

Karena kerak bekunya adalah granit sepenuhnya, ini menjadi bukti lempeng tektonik, sebuah teori yang baru mulai diterima ketika mereka memulai menggali.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : IFL Science


TERBARU