> >

China Turun Tangan atas Situasi Palestina, Minta Israel Tahan Diri

Kompas dunia | 9 April 2023, 07:15 WIB
Asap mengepul di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat Israel melancarkan serangan udara ke kantong Palestina pada akhir 6 April 2023. Serangan Israel juga mengincar area pertanian dan terbuka, ditambah menara pengawas di perbatasan timur, seperti laporan Arab News, Sabtu, (8/4/2023). (Sumber: Arab News)

BEIJING, KOMPAS.TV - China akhirnya ikut turun tangan dan buka suara terkait situasi di Palestina yang memanas.

Pemerintah China pada khususnya meminta Israel tahan diri dalam eskalasi yang meningkat dengan Palestina.

Pada konferensi pers, Jumat (7/4/2023) lalu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning menyampakan pesan yang menekankan pengekangan diri dari utusan Khusus China untuk Timur Tengah Zhai Jun.

Pernyataan itu muncul setelah Zhai bertemu dengan sekelompok diplomat dari negara Arab untuk membahas konflik yang tengah berlangsung.

Baca Juga: Konflik Memanas, Israel Panggil Pasukan Cadangan usai Serangan Mematikan terhadap Turis

“Zhai Jun mengatakan tugas yang menekan sekarang adalah membuat situasi sekarang di bawah kontrol,” kata Mao dikutip dari Newsweek.

“China meminta semua pihak yang terlibat, khususnya Israel, untuk tetap tenang dan menahan diri semaksimal, menghindari tindakan apa pun yang dapat meningkatkan ketegangan dan mencegah eskalaso situasi lebih lanjut,” tambahnya.

 

Mao mengatakan Zhai telah meminta pihak terkait untuk bertindak sesuai resolusi PBB yang relevan, serta menghormati dan menjaga status quo tempat-tempat suci di Yerusalem.

Ia menambahkan China telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk melakukan konsultasi darurat atas situasi Israel-Palestina, sesuai permintaan negara-negara Arab dalam usaha memfasilitasi deeskalasi.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Newsweek


TERBARU