> >

Zelenskyy Kembali Keliling Garis Depan Pertempuran Ukraina Timur demi Genjot Moral Prajurit

Kompas dunia | 29 Maret 2023, 02:05 WIB
Zelenskyy tiba di stasiun kereta Trostianets setelah berkeliling garis depan pertempuran dengan Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berkeliling kota dan garis depan Ukraina berupaya menggenjot moral tentara dan rakyat menghadapi Rusia. (Sumber: AP Photo)

OKHTYRKA, KOMPAS.TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berkeliling garis depan pertempuran, Selasa (28/3/2023). Ia mengunjungi wilayah Sumy di Ukraina utara, melanjutkan turnya selama beberapa hari terakhir di garis depan pertempuran skala penuh melawan Rusia.

Melansir Associated Press, Zelenskyy bertemu pejabat dan masyarakat setempat di dua kota di wilayah yang berbatasan dengan Rusia dan sebagian diduduki pasukan Rusia setelah perang dimulai lebih dari setahun yang lalu. Rusia menarik diri dari wilayah tersebut awal April.

Associated Press diberikan akses eksklusif ketika Zelenskyy mengunjungi kota-kota Okhtyrka di wilayah Sumy, yang mengalami pertempuran sengit tahun lalu tetapi tidak pernah diduduki, dan Trostianets, yang dikuasai oleh Rusia selama sebulan setelah invasi tetapi direbut kembali oleh pasukan Ukraina pada bulan Maret 2022.

Perjalanan Zelenskyy mengikuti kunjungannya selama tujuh hari terakhir ke wilayah Kherson dan Kharkiv, yang sebagian direbut kembali tahun lalu dari pasukan Kremlin, ke daerah yang diperebutkan dengan sengit di dekat Bakhmut di wilayah timur Donetsk, dan Zaporizhzhia di selatan.

Pada Selasa, setidaknya tiga warga sipil tewas dan 43 lainnya terluka oleh serangan terbaru Rusia yang melibatkan drone, bom luncur, dan artileri berat, kata kantor kepresidenan Ukraina.

Di wilayah Donetsk timur, penembakan Rusia menghantam 12 kota dan desa, menewaskan dua orang dan melukai 34 lainnya. Penembakan Rusia juga menargetkan kota selatan Kherson, di mana lima orang terluka. Di Bilopillia di wilayah Sumy, serangan Rusia merusak gedung sekolah dan gedung apartemen.

Belum ada pernyataan dari pihak Rusia atas kabar tersebut.

Baca Juga: Rusia Kebut Rencana Senjata Nuklir Taktis di Belarusia, Senjata Berat Eropa Mulai Datang di Ukraina

Zelenskyy di stasiun kereta Trostianets setelah berkeliling garis depan pertempuran dengan Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berkeliling kota dan garis depan Ukraina berupaya menggenjot moral tentara dan rakyat menghadapi Rusia (Sumber: AP Photo)

Berbicara kepada orang banyak di alun-alun di Okhtyrka, Zelenskyy berjanji kota yang dilanda pertempuran itu akan dibangun kembali. "Kami tidak akan membiarkan luka tetap ada di tubuh negara kita," katanya.

Di Trostianets, Zelenskyy memberikan penghormatan kepada tentara di stasiun kereta lokal, di mana otoritas Ukraina mengatakan Rusia menyiksa para tahanan. Dia juga bertemu dengan Menteri Rekonstruksi Ukraina, Oleksandr Kubrakov.

Banyak bangunan di kota yang rusak atau hancur akibat perang, dengan tembok yang runtuh dan atap yang bocor. Warga Trostianets, Dmytro Zaiats, mengatakan kepada AP bahwa kunjungan sang Presiden sangat berarti baginya. “Itu adalah simbol persatuan dan tekad besi yang menyatukan negara,” katanya.

 

Ekspektasi serangan balik Ukraina terhadap posisi Rusia meningkat saat cuaca membaik dan senjata yang dipasok Barat untuk Kiev tiba.

Jerman mengatakan pada Senin malam mereka selesai mengirimkan 18 tank Leopard II yang telah dijanjikannya ke Ukraina. Polandia, Kanada, Norwegia dan Portugal juga telah mengirimkan tank Leopard yang dijanjikan. 

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan di Twitter bahwa tank tempur Challenger 2 Inggris yang pertama juga telah tiba. “Mesin-mesin fantastis ini akan segera memulai misi tempur mereka,” kata Reznikov.

Baca Juga: Tank Leopard 2 Jerman Tiba di Palagan Ukraina, Pertempuran akan Makin Sengit

Tank Leopard 2 Jerman telah tiba di Ukraina. Kanselir Jerman Olaf Scholz hari Senin, (27/3/2023) di Belanda mengatakan Jerman telah mengirimkan tank tempur Leopard yang dijanjikan ke Ukraina, memberikan Kiev persenjataan berat yang sangat dibutuhkan untuk melawan Rusia (Sumber: France24)

Rusia meningkatkan produksi perlengkapan perangnya sendiri. Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengunjungi pabrik-pabrik di wilayah Chelyabinsk dan Kirov yang memproduksi peluru artileri dan roket, kata Kementerian Pertahanan Rusia, menambahkan pabrik tersebut akan meningkatkan produksi barang-barang tertentu tujuh atau delapan kali lipat akhir tahun ini.

Rusia terus melakukan pengeboman jarak jauh di wilayah Ukraina, tetapi serangan malam hari dengan pesawat tak berawak Shahed buatan Iran hanya menyebabkan sedikit kerusakan.

Militer Ukraina menjatuhkan 14 dari 15 drone Shahed yang ditembakkan Rusia pada Senin malam, kata Staf Umum angkatan bersenjata Ukraina.

Administrasi militer regional Kiev mengatakan bahwa puing-puing dari pesawat tak berawak yang jatuh menghantam gedung administrasi di Distrik Sviatoshynskyi di bagian barat ibu kota, menyebabkan kebakaran. Tidak ada korban jiwa.

Gubernur daerah Dnipropetrovsk, Serhii Lysak, mengatakan militer Ukraina menembak jatuh dua pesawat tak berawak dalam semalam, tetapi satu lagi menghantam fasilitas industri milik swasta di kota Dnipro dan menyebabkan kebakaran yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk dipadamkan.

 

 

 

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Associated Press


TERBARU