> >

Xi Jinping Bertemu Empat Mata dengan Putin, Ini Hasil Lengkap Pertemuan Itu Menurut Beijing

Kompas dunia | 23 Maret 2023, 03:05 WIB
Presiden China Xi Jinping kembali ke Beijing hari Rabu (22/3/2021) malam setelah kunjungan kenegaraan ke Rusia, membawa sederet kesimpulan dan hasil yang akan memengaruhi geopolitik kawasan. (Sumber: AP Photo)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Presiden China Xi Jinping kembali ke Beijing hari Rabu malam (22/3/2021) setelah kunjungan kenegaraan ke Rusia, membawa sederet kesimpulan dan hasil yang akan memengaruhi geopolitik kawasan.

Seperti laporan Xinhua, dalam kunjungan tiga hari ke Rusia sejak Senin (20/3) lalu itu, Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan tentang hubungan bilateral dan isu-isu besar regional dan internasional dan mencapai pemahaman bersama baru yang penting dalam banyak bidang.

Kedua presiden juga menandatangani dan menerbitkan dua pernyataan bersama, membuat rencana dan pengaturan untuk pertumbuhan hubungan bilateral dan kerja sama yang luas antara kedua negara ke depan.

Berikut adalah beberapa sorotan dari pembicaraan mereka di Moskow dari sudut pandang Beijing, seperti laporan Xinhua.

Baca Juga: AS Ngotot Tak Mau China Jadi Mediator Rusia-Ukraina: Mereka Tak Mungkin Imparsial

Presiden China Xi Jinping kembali ke Beijing hari Rabu malam, (22/3/2021) setelah kunjungan kenegaraan ke Rusia, membawa sederet kesimpulan dan hasil yang akan mempengaruhi geopolitik kawasan. (Sumber: AP Photo)

Hubungan China-Rusia

Mengingat China dan Rusia adalah tetangga terbesar satu sama lain, Xi mengatakan China mengonsolidasikan dan mengembangkan hubungan yang baik sebagai jiran yang ramah dengan Rusia sesuai dengan logika sejarah yang merupakan pilihan strategis China, dan tidak akan dipengaruhi oleh peristiwa apa pun.

Sejak kunjungan negara pertamanya ke Rusia 10 tahun yang lalu, Xi mengatakan China dan Rusia saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan satu sama lain. Hubungan antara kedua negara tetap teguh seiring waktu, menunjukkan ciri yang lebih komprehensif, lebih praktis, dan lebih strategis.

Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, China akan terus mempromosikan kemitraan strategis komprehensif untuk era baru, kata Xi.

Xi Jinping dan Putin juga meninjau pencapaian hubungan bilateral yang semakin berkembang selama 10 tahun terakhir, kata Xi. Keduanya berbagi pandangan hubungan ini melampaui cakupan bilateral dan punya peran penting kritis bagi lanskap global dan masa depan umat manusia.

Xi dan Putin secara bersama-sama menandatangani dan merilis Pernyataan Bersama Republik Rakyat China dan Federasi Rusia tentang Memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif Koordinasi untuk Era Baru.

Dalam pernyataan tersebut, kedua belah pihak menunjukkan hubungan China-Rusia bukan jenis aliansi militer-politik selama Perang Dingin, tetapi melampaui model hubungan antar-negara semacam itu dan punya sifat tanpa aliansi, tanpa konfrontasi, dan tanpa menargetkan pihak ketiga mana pun.

Baca Juga: Putin Sambut Baik Usaha China Akhiri Perang Ukraina, Tegaskan Hubungan Mereka di Titik Tertinggi

Presiden China Xi Jinping kembali ke Beijing hari Rabu malam, (22/3/2021) setelah kunjungan kenegaraan ke Rusia, membawa sederet kesimpulan dan hasil yang akan mempengaruhi geopolitik kawasan. (Sumber: AP Photo)

Meningkatkan Kerja Sama Praktikal

Memperhatikan kerja sama China-Rusia menikmati potensi dan ruang yang signifikan serta strategis, andal, dan stabil, Xi mengatakan kedua belah pihak perlu memperkuat koordinasi secara keseluruhan, meningkatkan perdagangan di bidang tradisional, seperti energi, sumber daya, dan produk elektromekanis, terus meningkatkan ketahanan industri dan rantai pasokan, memperluas kerja sama di berbagai bidang seperti teknologi informasi, ekonomi digital, pertanian, dan perdagangan jasa. Mereka harus meningkatkan kerja sama di bidang inovasi dan memfasilitasi logistik dan transportasi lintas batas, tambahnya.

Kedua belah pihak harus memperkokoh landasan pertukaran kunjungan antar warga, kata Xi, menyerukan upaya untuk mendorong lebih banyak interaksi antara provinsi atau negara bagian yang bersaudara dan antara kota-kota yang bersaudara. Ini demi memastikan keberhasilan Tahun Pertukaran Olahraga, dan memfasilitasi perpindahan personel antara kedua negara.

Memperhatikan pertukaran dan kerja sama yang aktif antara pemerintah, badan legislatif, di berbagai tingkat dan di berbagai bidang, Putin mengatakan di tengah lingkungan yang kompleks, seperti penyebaran Covid-19, perdagangan Rusia-Tiongkok melawan tren dan mewujudkan pertumbuhan.

Putin menyatakan harapan kedua belah pihak akan memanfaatkan sepenuhnya saluran pertukaran yang ada dan bekerja untuk kemajuan baru dalam kerja sama praktis di berbagai bidang, termasuk ekonomi dan perdagangan, investasi, energi, ruang angkasa, serta transportasi dan logistik lintas batas, dan membawa pertukaran antar warga dan budaya dalam olahraga dan pariwisata dan di tingkat subnasional ke tingkat yang lebih tinggi.

Xi dan Putin bersama-sama menandatangani dan merilis Pernyataan Bersama Presiden Republik Rakyat China dan Presiden Federasi Rusia tentang Rencana Pembangunan Pra-2030 tentang Prioritas Kerjasama Ekonomi China-Rusia. 

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Xinhua


TERBARU