> >

Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir Ancam Warga Palestina Dihukum Mati dengan Kursi Listrik

Kompas dunia | 31 Januari 2023, 23:28 WIB
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir hari Senin, (30/1/2023) mengancam hukuman mati kursi listrik bagi warga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap Israel. (Sumber: The Star Turkey)

YERUSALEM, KOMPAS.TV - Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir, Senin (30/1/2023), mengancam hukuman mati dengan kursi listrik bagi warga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap Israel, seperti laporan Anadolu, Selasa (31/1/2023).

"Siapa pun yang membunuh, menyakiti, dan membantai warga sipil harus dikirim ke kursi listrik," kata Ben-Gvir dalam pertemuan Partai Kekuatan Yahudi sayap kanannya seperti dikutip oleh Channel 13 Israel.

Ben-Gvir secara agresif mendorong parlemen Israel, Knesset meloloskan undang-undang untuk menggunakan hukuman mati terhadap warga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap warga Israel.

Menteri sayap kanan itu juga meminta untuk memberlakukan jam malam di lingkungan Palestina yang menimbulkan ancaman bagi Israel dan menangkap mereka yang memegang senjata.

Pada hari Minggu, Ben-Gvir memerintahkan penghancuran 14 rumah milik Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki dengan dalih kurangnya izin konstruksi, menurut kantornya.

Baca Juga: Situasi Israel-Palestina Memanas, Washington: Kedua Pihak Mohon Tenang!

Pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Palestina di Jenin, membunuh sedikitnya sembilan warga Palestina, termasuk seorang wanita berusia 61 tahun (Sumber: AP Photo)

Ketegangan kembali berkobar di wilayah Palestina dalam beberapa hari terakhir di tengah serentetan serangan.

Tujuh orang Israel tewas dalam serangan senjata di dekat sebuah sinagoga di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari Jumat, sehari setelah sembilan orang Palestina tewas dalam operasi militer Israel di kota Jenin, Tepi Barat.

Ben-Gvir memegang pandangan sayap kanan tentang Palestina dan menyerukan pemindahan mereka. Dia berulang kali bergabung dengan pemukim Israel dalam menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur.

Politisi sayap kanan itu memicu badai kecaman Palestina pada 3 Januari, ketika dia mengunjungi lokasi titik api di tengah peringatan kerusuhan .

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Anadolu


TERBARU