> >

Huawei Ditolak AS, Dirangkul Arab Saudi: Efek Pertemuan Mesra Xi Jinping dan Bin Salman

Kompas dunia | 11 Desember 2022, 16:58 WIB
Presiden China Xi Jinping dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menandatangani kesepakatan bisnis senialai 29,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp454 triliun. Penandatanganan dilakukan di Istana Yamamah di Riyadh, serta disaksikan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

RIYADH, KOMPAS.TV - Arab Saudi dan China dilaporkan meneken sejumlah perjanjian kerja sama strategis ketika Presiden China Xi Jinping mengunjungi Riyadh. Melansir Middle East Monitor, Sabtu (10/12/2022), salah satu kerja sama tersebut melibatkan raksasa teknologi China, Huawei.

Dalam pertemuan antara Xi Jinping dan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman di Riyadh, Arab Saudi dilaporkan juga menyepakati nota kesepahaman dengan Huawei. Perusahaan China itu mendapat kontrak untuk pengembangan teknologi komputasi awan (cloud computing) dan pembangunan kompleks berteknologi tinggi di kota-kota Saudi.

Kerja sama China-Arab Saudi ini diteken ketika Huawei menjadi target pembatasan oleh Amerika Serikat (AS). Washington dan sekutu-sekutunya khawatir risiko keamanan jika menggunakan tekonologi perusahaan China tersebut.

Baca Juga: Setelah 7 Tahun, Presiden Tiongkok Xi Jin Ping Kunjungi Arab & Bertemu Raja Salman!

Kendati ditolak Barat, Huawei dilibatkan dalam pembuatan teknologi jaringan 5G di sebagian besar negara Teluk Arab. 

Pertemuan antara Xi Jinping dan Bin Salman di Riyadh yang terjadi pada Kamis (8/12) lalu dilaporkan berlangsung hangat. Pertemuan ini disebut meningkatkan level hubungan antara Arab Saudi dan China.

Selain meneken kerja sama di bidang teknologi, Riyadh dan Beijing juga dilaporkan sepakat bekerja sama di sektor energi. Kementerian Energi Arab Saudi merilis pernyataan bahwa China akan menjadi mitra andalan negara itu dan membangun hub regional di Saudi untuk perusahaan-perusahaan China.

Selain itu, kantor berita Arab Saudi, SPA melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan China dan Saudi juga meneken 34 kerja sama investasi di bidang energi bersih, teknologi informasi, layanan komputasi awan, transportasi, konstruksi, dan sektor-sektor lain.

SPA tidak merinci berapa nilai dari kerja sama-kerja sama tersebut. Namun, sebelumnya dilaporkan bahwa Arab Saudi dan China meneken sejumlah kesepakatan awal senilai 30 miliar dolar AS.

Baca Juga: Xi Jinping dan Raja Salman Teken Kerjasama Bisnis Rp454 T, Termasuk Huawei yang Dilarang AS

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU