> >

250 Pekerja Migran Indonesia Tampil Spektakuler di Pentas Budaya Hong Kong

Kompas dunia | 29 November 2022, 17:03 WIB
Sedikitnya 250 pekerja migran Indonesia dengan spektakuler tampil menyemarakkan Pentas Budaya Indonesia di Hong Kong. (Sumber: Antara)

BEIJING, KOMPAS.TV - Sedikitnya 250 pekerja migran Indonesia dengan spektakuler tampil menyemarakkan Pentas Budaya Indonesia di Hong Kong dengan mengisi berbagai acara pertunjukan seni dan budaya.

"Keterlibatan para PMI tersebut sebagai bukti nyata mereka aktif berkontribusi meningkatkan citra bangsa di mata internasional," kata Konsul Jenderal RI di Hong Kong Ricky Suhendar, Selasa, (29/11/2022).

Ricky mengatakan para pekerja migran yang mengisi acara kesenian dari berbagai daerah di Indonesia itu berasal dari berbagai sanggar seni dan organisasi budaya di Hong Kong.

"Tak kurang dari 21 sanggar seni dan organisasi budaya yang turut menampilkan karya terbaik mereka," katanya.

Baca Juga: Kisah Linda Kumaladewi, Anak Pekerja Migran yang Berhasil jadi Wisudawan Terbaik di UBP Karawang

Panorama Hong Kong dari atas. Sedikitnya 250 pekerja migran Indonesia dengan spektakuler tampil menyemarakkan Pentas Budaya Indonesia di Hong Kong. (Sumber: discoverhongkong.com)

Hampir setiap libur akhir pekan atau libur kerja lainnya, jelas Ricky, para pekerja migran secara rutin berlatih dan mengasah keterampilan berkesenian.

"KJRI Hong Kong senantiasa mendukung upaya pemberdayaan masyarakat Indonesia di Hong Kong," kata Ricky.

Pentas Budaya Indonesia yang digelar di Olympic House di kawasan Causeway Bay hari Minggu (27/11/2022) tersebut didukung BUMN yang punya kantor perwakilan di Hong Kong, yakni BNI, BRI, Mandiri.

Selain pertunjukan seni, acara tersebut juga menjadi ajang pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah yang dikelola oleh pekerja migran Indonesua dan yang sudah purna.

"Kami berharap para purna PMI menjadi tonggak pembangunan perekonomian Indonesia melalui UMKM dan bisa memberikan manfaat dengan membuka lapangan pekerjaan bagi yang lainnya," kata Konjen Ricky menambahkan.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU