> >

Jantung Kota Istanbul Diserang Ledakan, Erdogan: Diduga Aksi Terorisme

Kompas dunia | 13 November 2022, 23:31 WIB
Mobil-mobil polisi dan ambulans parkir di lokasi ledakan di Jalan Istiklal, kawasan pejalan kaki populer di Istanbul, Turki, Minggu, 13 November 2022. Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mencuit bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 4.20 sore waktu setempat dan mengatakan ada korban tewas dan luka, tapi tidak menyebutkan berapa banyak. Penyebab ledakan belum diketahui. (Sumber: AP Photo/Francisco Seco)

ANKARA, KOMPAS.TV - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan ledakan yang mengguncang Jalan Istiklal, jantung kota Istanbul, Turki, Minggu (13/11/2022), diduga adalah hasil aksi terorisme. Hingga berita ini diturunkan, ledakan itu menewaskan enam orang dan meulai 53 lainnya.

Penyebab ledakan di salah satu pusat wisata Istanbul ini belum jelas. Otoritas Turki sendiri telah menugaskan lima jaksa untuk menginvestigasi ledakan ini.

Baca Juga: Sebuah Ledakan Terjadi di Istanbul Turki, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Ketika berbicara dalam konferensi pers sebelum bertolak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (G20) di Indonesia, Erdogan mengaku dugaan aksi terorisme ini berasal dari informasi awal gubernur.

Kata Erdogan, menurut pemeriksaan awal, seorang perempuan terlibat dalam ledakan ini. Ia pun menegaskan semua pelaku akan diidentifikasi dan ditangkap.

"Upaya merebut kontrol Turki dan bangsa Turki melalui terorisme tidak akan menghasilkan apa pun," kata Erdogan dikutip Anadolu Agency.

Sebelumnya, Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya melaporkan bahwa ledakan ini terjadi pada Minggu (13/11) sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Polisi dan petugas kedaruratan pun segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

Jalan Istiklal sendiri merupakan jalan raya ramai yang kerap dipenuhi pejalan kaki, populer di kalangan turis dan penduduk lokal, dengan deretan toko dan restoran.

Baca Juga: Erdogan dan Oposisi Turki Bersengketa Soal Aturan Hijab, Kaum Sekuler Ditantang Gelar Referendum

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Anadolu


TERBARU