> >

Banyak Tentara Rusia Dikabarkan Tenggelam saat Kabur dari Kherson, yang Terluka Tega Ditinggalkan

Krisis rusia ukraina | 13 November 2022, 12:50 WIB
Ilustrasi tentara Rusia di Ukraina. Para tentara ini yang berusaha kabur dari Kherson disebut banyak yang tenggelam. (Sumber: AP Photo)

KHERSON, KOMPAS.TV - Tentara Rusia yang berusaha kabur dari Kherson disebut banyak yang tenggalam.

Sementara itu, tentara yang terluka ditinggalkan begitu saja oleh rekannya yang melarikan diri.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh anggota Dewan Regional Kherson setelah Rusia memutuskan mundur dari wilayah tersebut.

Kota tersebut dilaporkan saat ini sudah hampir semuanya berada dalam kekuasaan pasukan Ukraina, setelah Rusia memutuskan mundur dari wilayah tersebut.

Baca Juga: Warga Ukraina Gembira Tentara Rusia Mundur dari Kherson, Pejabat Ingatkan Perang Belum Usai

Dikutip dari Express, Sabtu (12/11/2022) Wakil Dewan Regional Kherson, Serhiy Khlan menegaskan pihaknya telah menginstruksikan agar warga kota tetap tinggal di dalam ruangan sementara pencarian tentara Rusia yang tersisa dilakukan.

Pada saat pencarian itu, Khlan melaporkan banyaknya tentara Rusia yang tenggelam saat berusaha melarikan diri, sebelah barat pinggir Sungai Dnipro.

Selain itu juga adanya laporan tentara Rusia yang terluka ditelantarkan begitu saja oleh rekan-rekannya.

Pada Rabu (9/11), Rusia mengumumkan akan menarik mundur pasukannya dari tepi barat Dnipro, termasuk Kherson.

 

Seperti diketahui, Kherson merupakan salah satu kota penting yang diduduki Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai pada 24 Februari lalu.

Kota pelabuhan tersebut sepenuhnya diduduki oleh Rusia pada 2 Maret lalu.

Kementerian Pertahanan Rusia menglaim tak ada tentara dan satu pun peralatan yang ditinggalkan di sebelah Barat sungai, termasuk di Kherson.

Mereka juga mengklaim tak mengalami kehilangan pasukan atau peralatan dalam proses mundur.

Tapi laporan di lapangan berbeda dari catatan Kremlin.

Dilaporkan, seorang tentara Rusia yang tak dikenal mem-posting mengenai gerakan mundur itu secara online.

Baca Juga: Unjuk Rasa di Moskow, Minta Putin Lakukan Serangan Nuklir ke Washington

Ia mengungkapkan satu unit pasukan membuang seragamnya dan berganti pakaian sipil.

Menurut Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov, Rusia memiliki 40.000 pasukan di wilayah tersebut.

Kantor Berita Interfax pun melaporkan bahwa sejauh ini sebanyak 30.000 orang memutuskan mundur dari area itu.

Meski Rusia mengklaim gerakan mundur Rusia dari sana sudah selesai, tapi Reznikov memperkirakan hal tersebut akan memakan waktu selama sepekan.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

Sumber : Express


TERBARU