> >

Pidato Presiden Palestina di Majelis Umum: Pendudukan Israel Dilindungi Standar Ganda PBB

Kompas dunia | 25 September 2022, 20:17 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat berpidato dalam sidang ke-77 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Jumat (23/9/2022). (Sumber: Julia Nikhinson/Associated Press)

NEW YORK, KOMPAS.TV - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melindungi Israel yang telah melakukan berbagai pelanggaran di Palestina.

Hal tersebut disampaikan Abbas saat berpidato di Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Jumat (23/9/2022) lalu.

Abbas menyatakan bahwa PBB selalu memperlakukan Israel dengan “standar ganda” atas pendudukannya di Palestina.

Lebih lanjut, Presiden Palestina menyebut harapan untuk berdamai dengan Israel “memudar” karena kebijakan-kebijakan pendudukan Tel Aviv seperti dalam perkara pemukim ilegal Israel di Tepi Barat.

Pernyataan Abbas seakan membantah pidato Perdana Menteri Israel Yair Lapid sehari sebelumnya. Lapid menyebut pihaknya mendukung solusi dua-negara Israel-Palestina untuk menyelesaikan konflik.

Baca Juga: Wow! PM Israel Akui Palestina dan Setujui Solusi Dua Negara, Tapi Dibalas Sinis

Akan tetapi, pendudukan militer Israel di Tepi Barat membuat kans solusi itu terwujud mengecil. Berbagai pihak mengkritik kebijakan pemukim ilegal Israel di Tepi Barat dan tempat lain menipiskan kesempatan solusi dua-negara terwujud.

Palestina sendiri menghendaki kawasan Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza sebagai wilayah negaranya. Tepi Barat saat ini menjadi rumah dari sekitar 500.000 pemukim Israel.

“Saya berkata kepada Anda, atas nama lebih dari 14 juta warga Palestina, yang mana ayah dan leluhur mereka hidup ketika Nakba (penghancuran Palestina) yang tragis 74 tahun lalu, dan masih hidup dengan efek tumpahan Nakba, yang mana suatu aib bagi umat manusia, khususnya mereka yang merencanakan, bersekongkol, dan menjalankan kejahatan mengerikan ini,” kata Abbas dalam pidatonya di Majelis Umum PBB sebagaimana dikutip Associated Press.

“Mereka (Israel) meluncurkan kampanye gila untuk menyita tanah-tanah kami, membangun pemukiman, menjarah sumber daya kami, seolah tanah ini kosong dan tak ada pemiliknya, tepat seperti yang mereka lakukan pada 1948. Mereka memberi kebebasan penuh kepada militer dan pemukim teroris yang membunuhi warga Palestina di siang bolong,” lanjut presiden berusia 87 tahun itu.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU