> >

Protes Kematian Mahsa Amini, Perempuan di Iran Bakar Hijab sambil Menari

Kompas dunia | 21 September 2022, 16:07 WIB
Demonstran Iran berlari dari polisi anti huru-hara di Teheran, Senin (19/9/2022). Demonstrasi rusuh berlangsung di berbagai kota Iran pada pekan ini, memprotes kematian Mahsa Amini, seorang perempuan yang tewas dalam tahanan pada Jumat (16/9/2022) usai ditangkap polisi moral karena tak memakai hijab. (Sumber: Associated Press)

Beberapa bulan belakangan, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menyebut polisi moral Iran meningkatkan patroli, menyasar perempuan yang dianggap tidak berhijab dengan benar.

Baca Juga: Israel Murka gara-gara Presiden Iran Sebut Butuh Lebih Banyak Riset Buktikan Holocaust Benar Terjadi

Badan PBB itu mengaku telah mendapatkan video-video terverifikasi yang menunjukkan perempuan ditampar polisi, dipukul dengan tongkat, dan diciduk karena hijabnya terlalu longgar.

Patroli seperti demikian menangkap Mahsa Amini pada Selasa (13/9) pekan lalu. Perempuan 22 tahun itu kemudian tewas empat hari kemudian.

“Kematian tragis Mahsa Amini dan dugaan penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang terhadapnya harus diinvestigasi secara cepat, imparsial, dan efektif oleh otoritas independent yang kompeten,” kata Komisaris OHCHR Nada Al-Nashif dikutip Associated Press.

Amini dimakamkan di kampung halamannya di Safez, barat Iran, pada Sabtu (17/9) lalu. Demonstrasi segera pecah di Safez usai pemakaman Amini.

Kemudian, demonstrasi menjalar ke berbagai kota sejak Senin (19/9). Di Rasht, utara Iran, 22 demonstran dilaporkan ditangkap aparat.

Sementara itu, di wilayah Kurdistan, tempat protes tentang kematian Amini dimulai, tiga orang dilaporkan tewas oleh aksi kelompok bersenjata. Insiden ini adalah kematian pertama yang terkonfirmasi terkait kerusuhan di Iran sepekan belakangan.

Baca Juga: Dua Aktivis LGBT Dihukum Mati di Iran, Pengadilan Sebut Terkait Perdagangan Manusia

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/Associated Press


TERBARU