> >

PM Vanuatu Pengkritik Indonesia Ingin Dilengserkan, Presiden Langsung Bubarkan Parlemen

Kompas dunia | 19 Agustus 2022, 12:18 WIB
Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman. Presiden Vanuatu Nikenike Vurobaravu dilaporkan membubarkan Parlemen pada Kamis (18/8/2022), setelah Loughman akan dilengserkan. (Sumber: Eduardo Munoz /Pool Photo via AP)

PORT VILA, KOMPAS.TV - Presiden Vanuatu Nikenike Vurobaravu membubarkan parlemen setelah adanya usaha dari politisi yang ingin melengserkan Perdana Menteri (PM) Bob Loughman.

Loghman, pengkritik Indonesia terkait Papua, diperkirakan akan menghadapi mosi tak percaya pada pertemuan parlemen selanjutnya.

Hal itu dikarenakan sekelompok anggota parlemen di partainya mengatakan mereka telah memihak oposisi dalam upaya untuk menyingkirkannya.

Presiden Virobaravu pun langsung bertindak agar hal tersebut tak terjadi.

Baca Juga: Tentara Israel Serbu dan Segel 6 Kantor Kelompok HAM Palestina

Dikutip dari The Guardian, ia menandatangani pemberitahuan pembubaran parlemen, Kamis (18/8/2022), yang mulai berlaku pada hari yang sama.

Vanuatu sendiri tak akan melakukan pemilihan hingga 2024.

Mosi tak percaya itu, berawal dari usaha Loughman yang gagal untuk mengubah konsitusi demi memperpanjang siklus pemilihan dari empat menjadi lima tahun.

Selain itu ada sejumlah perubahan lainnya yang diinginkan Loughman.

Hal itu yang kemudian memicu ketidakpuasan dalam beberapa bulan terakhir.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : The Guardian


TERBARU