> >

Benteng Terakhir Ukraina di Luhansk Hampir Direbut Rusia, Separatis Masuki Pusat Kota Lysychansk

Krisis rusia ukraina | 3 Juli 2022, 05:05 WIB
Ilustrasi. Unit tank Rusia menembak posisi musuh di suatu lokasi yang tak diungkapkan di Ukraina. Gambar yang diambil dari tangkapan layar video ini dirilis pada 2 Juli 2022. (Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia via AP)

“Lysychansk milik kita. Pasukan kita telah sampai di pusat kota,” kata Kadyrov melalui kanal Telegram-nya via TASS.

Ajudan Kadyrov, Apty Alaudinov pun mengeklaim pasukan gabungan Chechnya dan LPR telah menguasai sepenuhnya Lysychansk dan tengah menggelar operasi mop-up atau pembersihan.

“Unit pasukan operasi khusus Akhmat dan Korps Kedua dari Milis Rakyat LPR telah tiba di pusat kota Lysychansk. Sebuah operasi mop-up sedang digelar di kota. Ini (Lycsychansk) telah sepenuhnya dikepung dan kami memegang kontrol penuh,” kata Alaudinov.

Baca Juga: Brutalnya Hujan Artileri Rusia di Donbass: Kesaksian dari Penyintas Ukraina di Garis Depan

Status Lysychansk penting bagi misi pasukan Rusia yang ingin merebut kawasan Donbass di timur Ukraina. Jatuhnya kota itu dapat diartikan sebagai keberhasilan Rusia dan separatis menguasai Oblast Luhansk sepenuhnya.

Kawasan Donbass Ukraina sendiri terdiri dari Oblast Luhansk dan Donetsk. Rusia memfokuskan invasi ke Donbass usai terpaksa mundur dari kawasan ibu kota Kiev dan utara Ukraina pada akhir Maret dan awal April 2022.

Separatis pro-Rusia di Luhansk dan Donetsk telah merenggut sebagian wilayah kedua provinsi itu pada 2014 silam. Kedua entitas separatis tersebut kemudian bergabung dalam invasi Rusia yang diluncurkan sejak 24 Februari silam.

Baca Juga: Tiga Usaha Pembunuhan Pejabat Pro-Rusia Terjadi di Kherson, Tanda Perlawanan Ukraina Meningkat


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Associated Press


TERBARU