> >

Mengejutkan, AS Siap Kirim Bantuan Covid-19 ke Korea Utara Meski Terancam Nuklir Kim Jong-Un

Kompas dunia | 21 Mei 2022, 12:52 WIB
Dokter di Korea Utara memeriksa suhu tubuh warga Pyongyang, Selasa (17/5/2022). AS secara mengejutkan siap memberikan bantuan Covid-19 kepada Korea Utara. (Sumber: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) secara mengejutkan menegaskan siap memberikan bantuan Covid-19 ke Korea Utara.

Padahal, AS saat ini merasa terancam dengan program nuklir yang diterapkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Persiapan pemberian bantuan Covid-19 terhadap Korea Utara itu diungkapkan oleh jurnalis Bloomberg, Jennifer Jacobs, yang mendapatkannya dari sumber pejabat AS, yang namanya tak disebutkan.

“Merupakan harapan kami mereka akan membuat keputusan yang akan mengizinkan dukungan dengan jumlah maksimal di waktu yang sangat membutuhkan ini dan saat krisis besar,” cuit Jacobs di Twitter, Jumat (20/5/2022) dikutip dari Yahoo News.

Baca Juga: Biden Kunjungi Korea Selatan dan Jepang, China Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan

Korea Utara diketahui mengumumkan kasus Covid-19 pertama mereka pada pekan lalu.

Sejak itu kasus gejala Covid-19 di negara tertutup tersebut terus meningkat dan telah melebihi dua juta kasus.

Korea Utara sendiri sebelumnya menutup diri dan menolak bantuan vaksinasi dari negara lain.

Masyarakat Korea Utara dilaporkan memanfaatkan ramuan herbal untuk mengatasi penyakit virus Corona tersebut.

Apalagi dengan kondisi peralatan medis dan tenaga medis Korea Utara yang dianggap kurang mumpuni, diyakini bakal membuat Covid-19 di negara itu meninggi.

Apalagi dilaporkan 63 orang telah tewas karena Covid-19 di Korea Utara.

Baca Juga: Kasus Gejala Covid-19 di Korea Utara Tembus 2 Juta, Rakyat Kim Jong-Un Ketakutan

Pernyataan AS bakal memberikan bantuan Covid-19 ke Korea Utara tersebut pun cukup mengejutkan mengingat hubungan kedua negara yang terus panas.

Program nuklir Korea Utara yang digagas Kim Jong-un menjadi ancaman tersendiri bagi AS.

AS dan negara Barat terus mengecam dan mengutuk uji coba sistem rudal balistik intercontinental baru Korea Utara.

Pejabat AS dan Korea Selatan mengungkapkan pada pekan ini, Korea Utara berencana melakukan uji coba rudal jarak jauh saat kunjungan Joe Biden ke Seoul, pekan ini.

Penulis : Haryo Jati Editor : Fadhilah

Sumber : Yahoo News


TERBARU