> >

Cetak Sejarah di Piala Afrika, Timnas Senegal Disambut bak Pahlawan

Kompas dunia | 8 Februari 2022, 22:08 WIB
Puluhan ribu suporter menyambut kedatangan Timnas Senegal di Dakar, Senin (7/2/2022). Para pemain disambut bak pahlawan usai menjuarai Piala Afrika 2021. (Sumber: Associated Press)

DAKAR, KOMPAS.TV - Puluhan ribu orang menyambut kedatangan Timnas Senegal dari Kamerun usai negara itu menjuarai Piala Afrika 2021. Kontingen skuad besutan Aliou Cisse tiba di Dakar, Senegal pada Senin (7/2/2022).

The Indomitable Lions mengakhiri penantian panjang Senegal untuk menjuarai Piala Afrika dengan mengalahkan Mesir melalui adu penalti, Minggu (6/2) malam waktu Kamerun.

Sebelumnya, Senegal belum pernah juara Piala Afrika, dan dua kali kalah di final.

Pemerintah Senegal sendiri menetapkan hari Senin (7/2) kemarin sebagai hari libur nasional demi menyambut para pemain yang sukses menerakan sejarah.

Suporter menyambut kedatangan Timnas Senegal di Dakar, Senin (7/2/2022). (Sumber: Sylvain Cherkaoui/Associated Press)

Selain puluhan ribu suporter, perwakilan pemerintah juga menyambut kedatangan Sadio Mane dan kawan-kawan. Presiden Senegal Macky Sall hadir dalam seremoni dan mengangkat trofi Piala Afrika.

Para pemain dan staf Timnas Senegal kemudian berpawai di jalanan Dakar menggunakan bus. Beberapa pemain naik ke atap bus dan mempersembahkan trofi Piala Afrika kepada para suporter.

“Sadio (Mane) yang terbaik. Dialah yang terbaik. Gana Gueye tak tertandingi! Oh ibu! Senegal!” seru Abdoulaye Keita, salah seorang suporter yang menghadiri parade.

“Kami akhirnya punya trofi (Piala Afirika) untuk pertama kalinya. Sejak (final) 2002, kami telah menunggu untuk perayaan ini,” kata Modou Mbaye, suporter Senegal yang lain.

Lautan suporter memadati jalur parade Timnas Senegal. Mereka bersorak ke arah bus yang bergerak pelan-pelan.

Kesuksesan juara di Piala Afrika edisi kali ini tergolong istimewa bagi pelatih Aliou Cisse. Pasalnya, di final tahun 2002, ia gagal mengeksekusi penalti pemungkas lawan Kamerun.

Pelatih Timnas Senegal, Aliou Cisse, diangkat anak asuhnya usai menjuarai Piala Afrika 2021 dengan mengalahkan Mesir di Yaounde, Kamerun, Minggu (6/2/2022). Pada 2002 silam, Aliou Cisse gagal mengeksekusi penalti pemungkas di final Piala Afrika sehingga Senegal kalah dari Kamerun. (Sumber: Sunday Alamba/Associated Press)

Sebagian besar skuad Senegal tahun ini pun turut serta di final Piala Afrika 2019 lalu saat mereka dikalahkan Aljazair dengan skor tipis 0-1.
 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Associated Press


TERBARU