> >

Situasi Ukraina Memanas: Inggris Kirim Senjata AntiTank, Kanada Terjunkan Pasukan Khusus

Kompas dunia | 18 Januari 2022, 16:54 WIB
Ilustrasi. Seorang tentara Ukraina menyisir parit pertahanan yang memisahkan wilayah pemeritah dengan pemberontak pro-Rusia di Donetsk, Ukraina, 9 Januari 2022. Seiring buntunya negosiasi NATO dengan Rusia, Ukraina meminta bantuan militer untuk memitigasi agresi Rusia. (Sumber: Andriy Dubchak/Associated Press)

KYIV, KOMPAS.TV - Buntunya negosiasi dengan Rusia membuat bantuan militer semakin deras mengalir ke Ukraina. Belakangan ini, giliran Inggris Raya dan Kanada mengirimkan bantuan.

Inggris Raya dilaporkan menyuplai senjata antitank ke Ukraina. Sedangkan Kanada mengirimkan satu unit pasukan khusus.

Ukraina terancam agresi Rusia yang telah mengonsentrasikan sekitar 100.000 tentara di perbatasan.

Amerika Serikat (AS) menuduh Kremlin sedang menyiapkan dalih untuk menginvasi Ukraina. Namun, tuduhan ini dibantah dengan tegas oleh Moskow.

Rusia enggan membubarkan konsentrasi pasukan sebelum NATO menjamin tak akan menerima Ukraina atau negara bekas Uni Soviet lain sebagai anggota. 

Baca Juga: CIA Diam-Diam Latih Tentara Ukraina, Bakal Digunakan Jika Perang Lawan Rusia

Akan tetapi, NATO menolak tuntutan tersebut. Pertemuan petinggi NATO dan Rusia pada pekan lalu pun tak menghasilkan kesepakatan berarti.

Buntunya negosiasi itu membuat Kyiv khawatir tetangganya bisa menyerang sewaktu-waktu. Ukraina pun meminta bantuan persenjataan dari Barat.

Inggris latih militer Ukraina

Selain mengirim persenjataan antitank, kontingen Inggris Raya juga akan menetap sementara untuk melatih pasukan Ukraina.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Inggris Raya Ben Wallace, Senin (17/1/2022).

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Al Jazeera


TERBARU