> >

Pelaku Serangan Pisau di Kereta Cepat Jerman Diduga Sakit Mental

Kompas dunia | 7 November 2021, 22:21 WIB
Beberapa orang terluka menyusul serangan pisau di kereta berkecepatan tinggi Jerman saat berjalan antara kota Bavaria di Regensburg dan Nuremberg, Sabtu, (06/11/2021) seperti dilansir Associated Press. (Sumber: Euronews)

BERLIN, KOMPAS.TV - Pelaku serangan pisau di kereta cepat Jerman diduga menyerang korban “secara acak” dan menunjukkan tanda-tanda sakit mental. Hal tersebut disampaikan kepolisian Jerman pada Minggu (7/11/2021).

Pelaku, seorang pria berusia 27 tahun, menusuk empat orang dengan pisau sepanjang 8cm pada Sabtu (6/11/2021) lalu. Serangan ini terjadi dalam kereta cepat Intercity Express yang meluncur dari kota Regensburg ke Nuremberg.

Baca Juga: Serangan Pisau di Kereta Kecepatan Tinggi Jerman, Dua Orang Alami Luka Serius

Pelaku menyerang empat orang di dua gerbong yang berbeda. Dua korbannya dilaporkan menderita luka serius.

Setelah diinterogasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda motif teror.

Ketika serangan terjadi, kereta segera dihentikan ke stasiun terdekat di Seubersdorf. Polisi menyebut sang pelaku dapat ditangkap “tanpa perlawanan”.

Keempat korban dilaporkan berasal dari Regensburg dan Passau dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku merupakan warga Suriah yang datang ke Jerman pada 2014. Ia mendapatkan suaka pada 2016 dan tinggal di Passau.

Baca Juga: Teror Penusukan Pria Berkostum Joker di Kereta Jepang, Penumpang Panik Menyelamatkan Diri


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU