> >

Penembakan di Film Alec Baldwin, Asisten Sutradara Ternyata Pernah Dipecat karena Masalah Senjata

Kompas dunia | 26 Oktober 2021, 08:42 WIB
Foto udara ini menunjukkan Peternakan Bonanza Creek di Santa Fe, Sabtu, 23 Oktober 2021, yang merupakan lokasi pengambilan gambar film terbaru Alec Baldwin. Aktor Alec Baldwin menembakkan senjata di lokasi syuting yang akhirnya menewaskan seorang sinematografer, Kamis, 21 Oktober. (Sumber: AP/Jae C.Hong)

SANTA FE, KOMPAS.TV — Tragedi penembakan tanpa sengaja dalam film Alec Baldwin yang menewaskan seorang sinematografer, masih terus diselidiki. Asisten sutradara yang menyerahkan pistol kepada Alec Baldwin, ternyata pernah mengalami peristiwa hampir serupa pada 2019 lalu. 

Sang Asisten Sutradara ketika itu dipecat setelah sebuah pistol meledak di lokasi syuting dan melukai seorang anggota kru film.

Peristiwa ini terungkap setelah Baldwin yang merupakan produser film secara resmi menghentikan syuting film-nya yang merenggut korban jiwa. Catatan pengadilan menunjukkan bahwa penyelidik menyita lebih dari dua lusin barang dari lokasi syuting pada hari setelah penembakan.

Dalam sebuah pernyataan email kepada The Associated Press, seorang produser film "Freedom's Path" mengkonfirmasi bahwa Dave Halls, sang asisten sutradara pernah dipecat dari produksi film di tahun 2019. Pemecatan terjadi setelah seorang anggota kru mengalami cedera ringan terkena tembakan dari sebuah senjata.

Baca Juga: Alec Baldwin Batalkan Semua Proyek Film, Buntut Indisen Penembakan Tak Disengaja Saat Syuting Film

Produser yang meminta untuk tidak disebutkan namanya itu, menulis bahwa Halls segera dipecat dari pembuatan film tersebut. Produksi film pun tidak dilanjutkan sampai Halls hengkang.

Pemecatannya dari "Freedom's Path" pertama kali dilaporkan oleh CNN. Namun hingga berita ini diturunkan, Halls belum menjawab panggilan telepon dan pesan email yang meminta komentarnya.

Produser yang tak bersedia diungkap namanya ini adalah orang kedua yang meragukan catatan pekerjaan Halls. Pada hari Minggu, anggota kru lain yang pernah bekerja dengan Halls mengatakan dia pernah menyuarakan keprihatinan tentang Halls pada tahun 2019.

Maggie Goll, pembuat properti dan ahli kembang api berlisensi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia mengajukan keluhan internal kepada produser eksekutif seri "Into the Dark" atas perilaku Halls. 

Goll mengatakan dalam sebuah wawancara telepon bahwa Halls mengabaikan protokol keamanan untuk senjata dan kembang api. Ia tetap melanjutkan syuting setelah seorang pengawas kembang api, yang menderita diabetes, kehilangan kesadaran di lokasi syuting.

Baca Juga: Suami Halyna Hutchins, Kru Film "Rust" yang Tewas Tertembak Alec Baldwin, Buka Suara

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Associated Press


TERBARU