> >

Cold Gun: Saat Astrada Tak Sengaja Beri Alec Baldwin Senjata Beramunisi Aktif

Kompas dunia | 23 Oktober 2021, 16:12 WIB
Alec Baldwin menangis penuh penyesalan di luar Kantor Sheriff Sante Fe setelah tak sengaja menembak staf produksi filmnya hingga tewas dengan pistol properti. (Sumber: Mirror)

SANTA FE, KOMPAS.TV - Insiden yang menewaskan Halyna Huchins bermula ketika asisten sutradara (astrada) film Rust, Dave Halls, mengambilkan senjata api untuk aktor Alec Baldwin.

Saat itu, Baldwin dan kru film sedang bersiap mengambil gambar di sebuah bangunan peternakan di dekat Santa Fe, New Mexico, Amerika Serikat (AS) pada Kamis (21/10/2021).

Ketika kru sedang bersiap, Dave Halls keluar mengambil senjata yang diletakkan dalam sebuah keranjang. Ia memberikannya ke Baldwin dan menegaskan bahwa senjata api itu tak berisi.

"Cold gun," teriak Halls.

Nahasnya, senjata yang diberikan Halls itu berisi amunisi panas yang siap meluncur. Saat Baldwin menekan pemicu, tembakan mengenai sutradara Joel Souza dan sinematografer Halyna Hutchins. 

Momen tersebut terekam dalam surat izin penggeledahan yang dirilis pengadilan pada Jumat (22/10/2021). Surat itu juga menyebut bahwa, baik Baldwin atau Halls, tidak tahu senjata yang dipegangnya berisi amunisi aktif yang menewaskan sinematografer.

Baca Juga: Alec Baldwin Menangis Penuh Penyesalan Usai Tak Sengaja Tembak Kru Film hingga Tewas

Menurut surat izin penggeledahan polisi, Halls mengambil senjata itu dari keranjang yang sudah disiapkan juru bedil film, Hannah Gutierrez. Ada tiga senjata api yang disiapkan.

Belum diketahui berapa peluru yang ditembakkan Baldwin. Pasalnya, Hannah Gutierrez mengosongkan senjata dan menyerahkannya saat kepolisian datang.

Kepolisian Daerah Santa Fe mendapat izin penggeledahan pada Jumat (22/10) untuk memeriksa tempat kejadian. Mereka hendak memeriksa kostum Baldwin, senjata api yang ditembakkan, properti senjata dan amunisi, serta rekaman yang mungkin ada.

Akibat insiden ini, Halyna Hutchins dinyatakan tewas usai diterbangkan ke rumah sakit.

Sementara itu, Alec Baldwin menyatakan penyesalan atas kematian Hutchins.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menyatakan kesedihan dan keterkejutan saya terkait insiden tragis yang merenggut nyawa Halyna Hutchins, seorang istri, ibu, dan kolega kami tersayang,” cuit Baldwin.

“Hati saya remuk untuk suaminya, anak mereka, dan semua yang mengenal dan mencintai Halyna,” imbuhnya.

Polisi belum menetapkan satu pun tersangka atas insiden ini. Baldwin, setelah diperiksa polisi, dinyatakan bebas bepergian.

Senjata api asli dilaporkan sering digunakan dalam produksi film-film AS. Pada 1993, aktor Brandon Lee tewas akibat insiden serupa saat produksi film.

Baca Juga: Kronologi Alec Baldwin Tak Sengaja Tembakkan Pistol ke Arah Kru Film "Rust", Satu Orang Tewas


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Associated Press


TERBARU