> >

Enam Korban Penembakan di Tennessee yang Kritis Kini Membaik

Kompas dunia | 27 September 2021, 07:29 WIB
Warga berdoa di Balai Kota Collierville, Jumat, 24 September 2021, di Collierville, Tennessee, Amerika Serikat. Seorang pria bersenjata melakukan penembakan massal di sebuah supermarket di kota tersebut, yang menewaskan 1 orang dan melukai 14 orang lainnya. (Sumber: Associated Press)

MEMPHIS, KOMPAS.TV — Enam orang yang terluka dalam penembakan massal di sebuah supermarket di Tennessee, Amerika Serikat, kini mulai pulih dan tidak dalam kondisi kritis lagi.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara rumah sakit yang merawat para korban penembakan massal, Minggu (26/9/2021).

“Satu orang dalam kondisi serius dan lima lainnya dalam kondisi baik,” ujar Angie Golding, Juru Bicara Regional One Health di Memphis, seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Seorang Tewas dan 12 Luka-Luka dalam Penembakan di Tennessee AS

Pada Kamis (23/9/2021) lalu, seorang pria bersenjata membunuh satu orang dan kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas di toko Kroger, Kota Collierville, dekat Memphis.

Selain itu, dia juga melukai 14 orang lainnya. Keseluruhan korban terdiri dari 10 orang karyawan toko dan lima pelanggan.

Polisi kemudian mengidentifikasi pria bersenjata itu sebagai UK Thang. Pria ini bekerja di restoran sushi dan merupakan putra pengungsi dari Myanmar yang telah menetap di Nashville.

Hal ini dikonfirmasi oleh Aung Kyaw, seorang teman keluarga mereka.

Setelah kejadian mematikan itu, toko Kroger di Collierville masih tutup hingga saat ini.

Seorang pekerja toko, Brignetta Dickerson, mengatakan kepada WREG-TV bahwa dia sedang bekerja di mesin kasir ketika dia mendengar ledakan, yang awalnya dia sangka suara balon meletus. 

Baca Juga: Dua Siswa Terluka dalam Tragedi Penembakan di Virginia

"Dia datang tepat di belakang kami dan mulai menembak," kata Dickerson. "Dan, dia terus menembak, menembak, menembak. Dia menembak salah satu rekan kerja saya di kepala dan menembak salah satu pelanggan saya di perut.”

Kepala Kepolisian Kota Collierville, Dale Lane, mengatakan hari itu adalah hari yang menyedihkan bagi kepolisian kota mereka.

"Saya telah bekerja di kepolisian selama 34 tahun dan saya belum pernah melihat kejadian yang seperti ini," katanya kepada wartawan
 

Penulis : Tussie Ayu Editor : Fadhilah

Sumber : Associated Press


TERBARU