> >

Pejabat Militer dan Polisi Madagaskar Ditangkap, Dituduh Terlibat Usaha Pembunuhan Presiden

Kompas dunia | 2 Agustus 2021, 08:34 WIB

 

Presiden Madagaskar, Andry Rajoelina sempat menjadi target pembunuhan yang akhirnya membuat sejumlah pejabat militer dan polisi ditangkap. (Sumber: TASS Via Deutsche Welle)

ANTANANARIVO, KOMPAS.TV - Sejumlah pejabat militer dan polisi Madagaskar ditangkap setelah dituduh terlibat dalam usaha pembunuhan Presiden Andry Rajoelina yang gagal.

Penangkapan itu termasuk lima orang jenderal dan beberapa petugas polisi yang aktif.

Saat ini, sekitar 21 orang telah diinvestigasi atas kasus yang terjadi tahun lalu.

Dikutip dari BBC, pihak bewenang juga telah menyita sebuah senjata dan uang sebanyak 250.000 dolar AS atau setara Rp3,6 miliar.

Baca Juga: Jepang Kembangkan Ashirase, Sepatu dengan Navigasi Satelit Khusus untuk Tunanetra

Pihak otoritas mengungkapkan adanya usaha yang gagal dalam melakukan pembunuhan terhadap sejumlah orang, termasuk presiden.

“Penangkapan terbaru adalah 12 personel polisi dan militer aktif, termasuk lima jenderal, dua kapten dan lima bintara,” tutur Jakasa Agung Berthine Razafiarivony.

Menurutnya, di antara yang ditangkap empat orang adalah pensiunan, serta personel militer dan polisi asing.

Baca Juga: Pemimpin Junta Militer Myanmar Nyatakan Diri sebagai Perdana Menteri yang Baru

Penulis : Haryo Jati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : BBC


TERBARU