> >

OPEC Plus Sepakat Genjot Produksi Minyak Mentah 2 Juta Barrel per Hari Mulai Agustus hingga Desember

Kompas dunia | 18 Juli 2021, 21:55 WIB
Logo OPEC. Para menteri OPEC+ pada Minggu, (18/07/2021) sepakat untuk meningkatkan pasokan minyak mulai Agustus guna mendinginkan harga yang telah naik ke level tertinggi selama 2,5 tahun terakhir, seiring pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid-19. (Sumber: AP Photo)

DUBAI, KOMPAS.TV - Para menteri OPEC+ pada Minggu, (18/07/2021) sepakat untuk meningkatkan pasokan minyak mulai Agustus guna mendinginkan harga yang telah naik ke level tertinggi selama 2,5 tahun terakhir, seiring pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid-19, seperti dilansir Arab News, Minggu (18/07/2021).

Dari Agustus hingga Desember 2021, kelompok itu akan meningkatkan pasokan sebanyak 2 juta barel per hari atau 0,4 juta barel per hari per bulan, kata OPEC dalam sebuah pernyataan.

OPEC+ tahun lalu memangkas produksi dengan rekor 10 juta barel per hari (bph) di tengah penurunan permintaan yang disebabkan pandemi dan jatuhnya harga. Ini secara bertahap memulihkan beberapa pasokan untuk meninggalkannya dengan pengurangan sekitar 5,8 juta barel per hari.

Kelompok itu telah setuju untuk memperpanjang pakta keseluruhan mereka hingga akhir 2022 dari tanggal yang direncanakan sebelumnya pada April 2022, untuk memberikan lebih banyak ruang untuk manuver jika pemulihan global terhenti karena varian virus baru.

Sementara Riyadh dan UEA telah mendukung peningkatan produksi segera, UEA keberatan dengan gagasan Saudi untuk memperpanjang pakta tersebut hingga Desember 2022 tanpa mendapatkan kuota produksi yang lebih tinggi.

Baca Juga: OPEC Plus Sepakat Kenaikan Produksi Minyak Bumi Secara Bertahap

Rig minyak lepas pantai Aramco milik Arab Saudi, Juli 2021 (Sumber: Arab News via Aramco)

Untuk mengatasi ketidaksepakatan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, OPEC+ menyetujui kuota produksi baru untuk beberapa anggota mulai Mei 2022, termasuk UEA, Arab Saudi, Rusia, Kuwait, dan Irak.

Kelompok itu, yang mencakup negara-negara OPEC dan sekutunya seperti Rusia, secara krusial menyetujui alokasi produksi baru mulai Mei 2022 untuk mengatasi perbedaan antara Arab Saudi dan UEA yang mengancam rencana tersebut.

Penyesuaian itu akan menambah 1,63 juta barel per hari untuk dipasok mulai Mei tahun depan, menurut perhitungan Reuters seperti dilansir Arab News, Minggu, (18/07/2021)

UEA akan melihat produksi dasarnya, dari mana pemotongan sedang dihitung, meningkat menjadi 3,5 juta barel per hari dari Mei 2022 dari 3,168 juta hari ini.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Arab News


TERBARU