> >

Indonesia Akan Terima 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Belanda

Kompas dunia | 1 Juli 2021, 22:10 WIB
Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers virtual dari Den Haag, Belanda, Kamis (1/7/2021). (Sumber: ANTARA/Yashinta Difa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia akan menerima bantuan 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari Belanda, sebagai hasil pertemuan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan mitranya, Menlu Sigrid Kaag.

Seperti dilaporkan Antara, Kamis, (01/07/2021), “Di dalam pembicaraan saya dengan Menlu Belanda, salah satu hasil yang konkret adalah keputusan pemerintah Belanda untuk memberikan bantuan vaksin ke Indonesia sebesar 3 juta dosis vaksin jadi,” kata Retno dalam pengarahan media daring dari Den Haag, Kamis.

Menlu Retno tidak menyebutkan jenis vaksin yang akan disumbangkan oleh Belanda, tetapi menegaskan pengiriman vaksin tersebut akan dilakukan secepatnya.

Selain vaksin, dalam pertemuan bilateral antara menlu Indonesia dan Belanda juga dijajaki kemungkinan kerja sama serupa untuk obat-obatan terapeutik.

“Tentunya pembicaraan terkait dengan kerja sama kesehatan saya lakukan dengan terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Indonesia,” tutur Menlu Retno.

Selain dari Belanda, Indonesia juga menerima sumbangan 998.400 dosis vaksin Covid-19 dari Jepang, yang telah tiba di Tanah Air pada Kamis.

Baca Juga: Jepang Kirim Bantuan 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Indonesia

Pemberangkatan satu juta dosis Vaksin AstraZeneca bantuan Pemerintah Jepang untuk Indonesia di Bandara Narita, Jepang pada Kamis (1/7/2021). (Sumber: KBRI Tokyo)

Menurut Retno, pengiriman kedua dari total sumbangan vaksin sebesar 2 juta dosis dari Jepang akan menyusul dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sumbangan vaksin bagi Indonesia melalui skema berbagi dosis (dose-sharing) juga sedang diupayakan dengan pemerintah Inggris.

“(Hasil) pertemuan saya dengan Menlu Inggris, terdapat komitmen bantuan vaksin jadi juga, yang detail dan waktu pengirimannya sedang dibahas lebih lanjut,” ujar Menlu Retno.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU