> >

Cerita Raja Bhutan Blusukan Mendaki Gunung Lewati Hutan untuk Mengecek Penerapan Protokol Covid-19

Kompas dunia | 26 Juni 2021, 06:45 WIB
Raja Bhutan dan dua pendampingnya mendaki gunung dalam kunjungan untuk memperingatkan warga mengenai bahaya pandemi Covid-19. (Sumber: Facebook His Majesty King Jigme Khesar Namgyel Wangchuck)

THIMPHU, KOMPAS.TV - Selama 14 bulan, Raja Bhutan yang bernama Jigme Khesar Namgyel Wangchuck blusukan mengelilingi negaranya untuk memperingatkan warga mengenai bahaya pandemi Covid-19.

Kini, Bhutan mencatatkan hanya satu kematian karena Covid-19.

Raja lulusan Universitas Oxford itu berjalan melewati hutan dan mendaki gunung demi mencapai wilayah-wilayah terpencil demi menemui warganya.

Ia sering berjalan kaki, meski kadang juga menunggangi kuda atau menumpang mobil.

Perdana Menteri Bhutan Lotay Tshering memuji dedikasi Raja Wangchuck.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri

“Saat raja bepergian berkilo-kilometer untuk memperingatkan masyarakat mengenai pandemi, maka imbauannya yang rendah hati akan dihormati dan ditanggapi dengan serius,” ujar Tshering, dikutip dari Aljazeera.

Menurut Perdana Menteri Tshering, kehadiran Raja Wangchuck membuat masyarakatnya yakin bahwa mereka tidak sendiri menghadapi pandemi.

“Kehadiran Yang Mulia jauh lebih kuat daripada sekedar menerbitkan panduan untuk masyarakat,” kata Tshering.

Tshering beberapa kali ikut mendampingi Raja Wangchuck berkunjung ke wilayah perbatasan Bhutan dengan India.

Seorang pejabat Istana Bhutan mengatakan, raja mereka khawatir pandemi Covid-19 menjadi lebih ganas. Sebab itu, ia rela berkeliling negaranya.

“Ketakutan terbesar raja kami adalah kalau pandemi menyebar, seperti kebakaran hutan, maka bangsa kami akan musnah,” kata pejabat senior di Istana Bhutan itu.

Usai mengunjungi sebuah wilayah negaranya, Raja Bhutan bakal kembali ke Ibu Kota untuk menjalani karantina sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Setelah itu, ia akan mengunjungi wilayah lain negaranya. Raja Bhutan bepergian dengan sedikit orang saja.

Sebuah foto memperlihatkan ia bepergian hanya bersama dua pendamping.

Baca Juga: Wacana Presiden Kembali Dipilih MPR, Pengamat: Ide Ini Adalah Kemunduran Demokrasi

Penulis : Ahmad Zuhad Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU