> >

Babi Penyintas Gempa Dahsyat 2008 Mati, Rakyat China Berduka

Kompas dunia | 18 Juni 2021, 11:37 WIB
Ilustrasi babi (Sumber: pixabay/papaya45)

BEIJING, KOMPAS.TV - Rakyat China berduka lantaran seekor babi yang pernah bertahan hidup usai gempa dahsyat 7,9 skala Richter di Sichuan pada tahun 2008 silam, mati di usia 14 tahun.

Babi tersebut merupakan sebuah ikon yang diberi nama Zhu Jianqiang yang artinya Babi Kuat. Hewan itu sempat ditimpa reruntuhan bangunan selama 36 hari sebelum ditemukan selamat.

Melansir dari AFP, Gempa Bumi Sichuan 2008 itu menewaskan 90 ribu warga China dan memporak-porandakan ribuan bangunan umum maupun hunian pribadi.

Menurut kesaksian, babi itu bertahan dengan meminum air hujan dan memakan arang. Saat pertama kali diselamatkan pun tubuhnya sangat kurus bahkan orang menyebutnya mirip dengan seekor kambing.

Baca Juga: Momen Langka! Sekawanan Gajah Tidur Bersama di Tengah Hutan

Rakyat China menganggap Zhu Jianqiang sebagai lambang "kehendak untuk bertahan hidup” karena kisahnya yang ajaib.

Usai kejadian tersebut, babi itu kemudian dibeli oleh museum lokal di dekat kota Chengdu seharga 3.008 yuan (Rp 6,7 juta). Namun kini kabar matinya babi ajaib itu  langsung meluas melalui tagar di Weibo.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (16/6/2021), banyak pengguna yang mengunggah postingan dengan tagar "Babi Kuat mati" sembari mengucapkan kalimat berbela sungkawa.

"Babi itu tak hanya karena selamat dari gempa bumi, tetapi juga bertahan hidup hingga 13 tahun setelahnya,” tulis salah satu pengguna Weibo.

Tak sedikit pula yang menyebutnya sebagai babi yang paling terkenal sepanjang sejarah.

Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU