> >

Ejek Joe Biden Membuat AS Terpuruk, Donald Trump: Ia Lebih Buruk dari Saya

Kompas dunia | 6 Juni 2021, 14:28 WIB
Donald Trump sebut Joe Biden membuat Amerika terpuruk ketika berpidato pada konvensi Partai Republik di North Carolina, Sabtu (5/6/2021). (Sumber: AP Photo/Chris Seward)

NORTH CAROLINA, KOMPAS.TV - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengejek kinerja Presiden AS saat ini, Joe Biden.

Trump menyebut mantan lawannya di pemilihan Presiden AS 2020 itu telah membuat Amerika terpuruk.

Miliuner berusia 74 tahun tersebut juga menegaskan bahwa Biden lebih buruk ketimbang dirinya.

Hal itu diungkapkan Trump pada Konvensi Partai Republik di North Carolina, Sabtu (5/6/2021).

Baca Juga: Pengamat Palestina Anggap Naif Koalisi Partai Arab dengan Oposisi Israel demi Gulingkan Netanyahu

Menurut Trump, kebijakan Biden yang banyak membalikkan kebijakan imigrasinya, diduga telah merusak ekonomi AS.

Selain itu, Trump juga menuduh Biden melakukan hal itu untuk mendorong agenda sosialis radikal-nya.

“Perbatasan kami terbuka lebar, imigran ilegal meroket pada tingkat yang belum pernah kita lihat sebelumnya, dan ini terjadi selama beberapa bulan,” ujarnya dikutip dari Newsweek.

“Narkoba mengalir masuk, harga bensin melonjak, industri kita dijarah oleh serangan siber asing,” tambahnya.

Trump juga mengatakan saat ini AS mulai diremehkan oleh negara-negara lainnya.

Baca Juga: Facebook Hanya Tangguhkan Akun Donald Trump Dua Tahun, Tak Jadi Tanpa Batas Waktu

“Mereka (pemerintahan Biden) tunduk kepada China, Amerika direndahkan dan dipermalukan di panggung dunia, kebebasan kita diambil alih oleh budaya pembatalan sayap kiri,” katanya.

“Pemerintahan Biden membuat Amerika terpuruk. Ia lebih buruk dibandingkan saya,” lanjut Trump.

Pada kesempatan itu, Trump juga kembali melontarkan tuduhannya terkait kecurangan pada pemilihan Presiden 2020 yang membuatnya kalah dari Biden.

“Mereka menggunakan surat suara untuk mencuri pemilihan. Itu seperti pemilihan negara dunia ketiga yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” tutur Trump.

Penulis : Haryo Jati Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU