> >

Penyair Penentang Junta Militer Myanmar Tewas di Tahanan, Organ Dalam Tubuhnya Hilang

Kompas dunia | 10 Mei 2021, 16:45 WIB
Penyair Khet Thi tewas di tahanan saat diinterogasi junta militer. (Sumber: The Irrawaddy)

Chaw Su mengatakan pihak militer berencana mengubur Khet Thi, tapi ia meminta jenazahnya dari mereka.

Ia juga tak mengatakan bagaimana ia tahu orang tubuh suaminya sudah diambil.

Baca Juga: Junta Militer Myanmar Umumkan Pemerintah Sipil Bayangan sebagai Grup Teroris

Sementara itu, The Guardian telah mencoba menghubungi juru bicara junta militer terkait masalah ini.

Namun, mereka tak menjawab telepon untuk meminta komentarnya atas kematian Khet Thi.

Khet Thi merupakan penyair teranyar dari tiga penyair yang tewas sejak kudeta militer pada 1 Februari lalu.

Baca Juga: Polisi Kerahkan Tim Penjinak Bom Setelah Ditemukan Benda Berbentuk Granat, Ternyata Power Bank

Berdasarkan akun Facebook-nya, Khet Thi tewas di usia 45 tahun.

Khet Thi merupakan penyair yang telah menulis salah satu kalimat perjuangan menentang junta militer Myanmar.

“Mereka menembak di kepala, namun mereka tak tahu revolusi berasal dari hati,” tulisnya.

Penulis : Haryo Jati Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU