> >

Selundupkan Narkoba ke Arab Saudi Berkedok Pengiriman Buah Delima, 2 Orang Ditangkap Polisi Lebanon

Kompas dunia | 3 Mei 2021, 13:44 WIB
Petugas Bea Cukai Arab Saudi memeriksa pengiriman buah delima dari Lebanon dan menggagalkan usaha penyelundupan narkoba Amfetamin Captagon. (Sumber: Saudi Press Agency via AP, File)

Baca Juga: Krisis Covid-19 di India, Perempuan Meninggal di Mobilnya Setelah Menunggu 3 Jam untuk Dirawat

Sebelumnya, Hizbullah dituduh oleh Amerika Serikat (AS) terlibat dalam penjualan narkoba.

Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh mereka.

Pelarangan yang dilakukan Arab Saudi, jelas menjadi berita buruk bagi Lebanon.

Baca Juga: Kastaf Gabungan AS: Militer Afghanistan Berpeluang Kepayahan Melawan Taliban Sepeninggal Pasukan AS

Pasalnya, negara tersebut tengah mengalami krisis ekonomi sepanjang sejarah.

Bagi Lebanon, Arab Saudi merupakan pendukung utama .

Namun, kedekatan Lebanon dengan Hizbullah yang merupakan sekutu Iran, bisa membuat Arab Saudi mengalihkan pandangannya dari negara itu.

Baca Juga: Afrika Selatan Akan Larang Penangkaran Singa untuk Perburuan dan Hiburan

Arab Saudi saat ini sedang menjalin hubungan tensi tinggi dengan Iran.

Persatuan Petani Lebanon meminta Arab Saudi untuk menghapuskan keputusan tersebut.

Mereka menegaskan kesalahan seseorang atau sekolompok geng kejahatan tak bisa menjadi alasan untuk menghukum rakyat Lebanon.

Penulis : Haryo Jati Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU