Kompas TV internasional kompas dunia

Kastaf Gabungan AS: Militer Afghanistan Berpeluang Kepayahan Melawan Taliban Sepeninggal Pasukan AS

Senin, 3 Mei 2021 | 05:10 WIB
kastaf-gabungan-as-militer-afghanistan-berpeluang-kepayahan-melawan-taliban-sepeninggal-pasukan-as
Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley di ruang Kongres sebelum Presiden Joe Biden berbicara pada sesi gabungan Kongres, Rabu, 28 April 2021. Kastaf Gabungan AS Jenderal Mark Milley mengatakan militer Afghanistan berpeluang kepayahan melawan Taliban sepeninggal pasukan AS (Sumber: Melina Mara/The Washington Post via AP, Pool)

WASHINGTON, KOMPAS.TV — Pasukan pemerintah Afghanistan menghadapi masa depan yang tidak pasti dan, dalam skenario terburuk, berpeluang mengalami beberapa "kemungkinan hasil buruk" bila berhadapan dengan pemberontak Taliban setelah penarikan pasukan Amerika dan koalisi dipercepat beberapa minggu mendatang. Hal tersebut diungkap kepala staf gabungan militer AS Minggu, (02/05/2021) seperti dilansir Associated Press, Senin (3/5/2021).

Jenderal Mark Milley menggambarkan militer dan polisi Afghanistan hanya "dilengkapi dengan cukup baik, cukup terlatih, dan cukup dipimpin."

Dia mengutip pengalaman pasukan Afghanistan selama bertahun-tahun melawan pemberontakan yang tangguh, tetapi dia menolak untuk mengatakan mereka sepenuhnya siap untuk melawan Taliban tanpa dukungan langsung internasional dalam potensi serangan Taliban.

Kepala Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley yang juga seorang veteran perang di Afghanistan, berbicara dalam sebuah wawancara dengan Associated Press dan wartawan CNN yang terbang bersamanya dari Hawaii ke Washington hanya beberapa jam setelah dimulainya penarikan resmi.

Ditanya apakah dia yakin pasukan Afghanistan dapat bertahan di bawah tekanan yang meningkat, Milley tidak bisa memberi komitmennya.

Baca Juga: Resmi, AS Lanjutkan Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Tentara Amerika Serikat yang bertugas di Afghanistan mulai ditarik mundur, Sabtu (1/5/2021). Kastaf Gabungan AS Jenderal Mark Milley mengatakan militer Afghanistan berpeluang kepayahan melawan Taliban sepeninggal pasukan AS (Sumber: AP Photo)

“Pertanyaan Anda: Tentara Afghanistan, apakah mereka tetap bersama dan tetap menjadi kekuatan tempur yang kohesif atau apakah mereka berantakan? Saya pikir ada berbagai skenario di sini, berbagai hasil, berbagai kemungkinan," kata Milley.

"Di satu sisi, Anda mendapatkan hasil yang sangat dramatis dan mungkin buruk. Di sisi lain, Anda mendapatkan militer yang tetap utuh dan pemerintah yang tetap utuh.”

“Manakah dari opsi ini yang diperoleh dan menjadi kenyataan di penghujung hari? Terus terang kami belum tahu. Kami harus menunggu dan melihat bagaimana hal-hal berkembang selama musim panas. "

Dia mengatakan "setidaknya masih ada kemungkinan" penyelesaian politik yang dinegosiasikan antara pemerintah di Kabul dan Taliban. Ini, katanya, akan menghindari "perang saudara besar-besaran" yang dikhawatirkan bisa terjadi.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19