> >

Pfizer-BioNTech Uji Kemanan Vaksinnya Pada Perempuan Hamil

Kompas dunia | 19 Februari 2021, 03:34 WIB
Pfizer dan BioNTech memulai studi vaksin Covid-19 pada perempuan hamil. (Sumber: (AP Photo/Olivier Matthys))

NEW YORK, KOMPAS.TV – Perusahaan vaksin Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, telah memulai studi vaksin Covid-19 di sembilan negara pada perempuan hamil.

Pada Kamis (18/2/2021), perusahaan tersebut mengatakan relawan pertama telah menerima suntikan dalam penelitian tersebut, yang melibatkan sekitar 4.000 wanita hamil sehat berusia 18 tahun ke atas.

Baca Juga: Jepang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer, Vaksinasi Prioritas Pertama Mulai Hari Rabu

Beberapa  dari sukarelawan akan menerima vaksin dua dosis vaksin dan beberapa relawan yang lain mendapatkan suntikan tiruan (placebo).

Kedua dosis berjarak tiga minggu dan para relawan merupakan perempuan dengan usia kehamilan antara 24 sampai 34 minggu.

Relawan akan diikuti selama tujuh hingga sepuluh bulan, tergantung pada apakah mereka menerima vaksin atau plasebo, untuk melihat seberapa efektif dan aman vaksin tersebut pada ibu hamil.

Perempuan di Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brasil, Chili, Mozambik, Afrika Selatan, Spanyol, dan Inggris Raya akan disertakan dalam ujicoba ini.

Baca Juga: Jualan Vaksin Corona, Pfizer Cuan Rp 210 Triliun

"Wanita hamil memiliki peningkatan risiko komplikasi dan mengembangkan Covid-19 yang parah," kata Dr. William Gruber, kepala penelitian dan pengembangan klinis vaksin Pfizer, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari the Associated Press.

"Sangat penting bagi kami untuk mengembangkan vaksin yang aman dan efektif" untuk mereka.

Penulis : Tussie-Ayu

Sumber : Kompas TV


TERBARU