> >

Armenia Tuduh Azerbaijan Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh

Kompas dunia | 18 Oktober 2020, 14:19 WIB
Tentara Armenia tengah berjaga di wilayah Nagorno-Karabakh. (Sumber: AP Photo)

Rusia sendiri telah mengutuk penyerangan yang terjadi setelah gencatan senjata.

Baca Juga: Partai Buruh Unggul Telak, Jacinda Ardern Hampir Pasti Terpilih Kembali Sebagai PM Selandia Baru

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shiogu sebelumnya telah meminta kedua negara untuk berkomitmen penuh terhadap pernjanjian yang dibuat.

Rusia sendiri menjadi mediator dari pembicaraan gencatan senjata yang dilakukan di Moskow.

Kedua negara telah bertempur sejak Minggu (27/9/2020) waktu setempat.

Baca Juga: Balas Kritikan Senator Republik, Donald Trump: Sosok yang Memalukan

Kabarnya akibat pertempuran tersebut sebanyak lebih dari 500 orang meregang nyawa.

Nagorno-Karabakh menjadi daerah sengketa bagi Azerbaijan dan Armenia sejak terpisah dari Uni Sovyet.

Meski berada di wilayah Azerbaijan, Nagorno-Karabakh ditempati oleh mayoritas etnis Armenia, sehingga membuat negara itu merasa berhak atas wilayah itu.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU