> >

Kisruh dengan Azerbaijan, Armenia Tak Ingin Erdogan Ikut Campur

Kompas dunia | 28 September 2020, 12:07 WIB
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan. (Sumber: AP Photo)

“Fakta bahwa Turki mempertahankan sikap berbahaya seperti itu penuh dengan konsekuensi berbahaya bagi Kaukasus Selatan dan wilayah sekitarnya," katanya.

Baca Juga: Azerbaijan dan Armenia Kembali Bentrok, 2 Helikopter Ditembak Jatuh

"Dengan usaha bersama, komunitas internasional harus mencegah perkembangan berbahaya dan menahan semua kawasan dari upaya destabilisasi,” tambah Pashiyan.

Wilayah Nagorno-Karabakh memang menjadi sengketa Azerbaijan dan Armenia sejak kedua negara melepaskan diri dari Uni Sovyet.

Meski terletak di wilayah Azerbaijan, kota tersebut kebanyakan diisi dan diperintah oleh etnis Armenia.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU