> >

5 Kuliner Khas Maulid Nabi Muhammad SAW dari Berbagai Daerah di Indonesia

Kuliner nusantara | 18 Oktober 2021, 08:01 WIB
Nasi Suci Ulam Sari, makanan khas Maulid Nabi dari Pacitan, Jawa Timur. (Sumber: Kompas.com)

Baca Juga: Bulan Maulid Nabi: Begini Kisah Keajaiban Masa Kecil Nabi Muhammad

3. Sumpil

Kuliner khas Maulid Nabi ini mungkin masih asing di telinga banyak orang.

Namun, bagi warga Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, Sumpil adalah makanan wajib ada saat menjelang hari lahir Nabi Muhammad.

Hal ini lantaran Sumpil biasanya diberikan kepada tetangga atau sanak saudara sebagai tradisi hantaran.

Sumpil terbuat dari beras yang diolah mirip ketupat. Bedanya media pembungkusnya adalah daun bambu yang di bentuk limas.

4. Endog-endogan

Makanan khas Maulid Nabi ini berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Diambil dari kata 'endog' yang berarti telur.

Cara penyajiannya, telur direbus biasa lalu ditusuk dengan bambu kecil. Setelah itu dihias dengan kertas warna-warni.

Telur tusuk yang dihias itulah yang disebut 'kembang endog'. Setelah itu, tancapkan pada jodang, batang pisang yang juga dihias.

Jodang yang telah diisi 'kembang endog' akan diarak keliling kampung dengan iringan musik tradisional. Selepas itu, telur baru boleh dimakan.

Baca Juga: 3 Puasa Sunah yang Bisa Diamalkan Bulan Maulid Nabi Muhammad 1443 H

5. Nasi Suci Ulam Sari

Bagi masyarakat Pacitan, Jawa Timur, pembuatan Nasi Suci Ulam Sari sebagai kuliner khas Maulid Nabi memiliki filosofi khusus.

Ini merupakan bentuk harapan masyarakat Pacitan supaya diberkahi oleh Allah SWT dan dihindarkan dari mara bahaya.

Kuliner ini terdiri dari nasi uduk berbentuk tumpeng dan diberi lauk berupa ayam utuh yang direbus dan lauk lainnya.

Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Sajian Sedap


TERBARU