> >

Pertamina Catat 31 Juta NIK Digunakan untuk Transaksi Pembelian LPG 3 Kg sejak Januari 2024

Energi | 17 Maret 2024, 02:10 WIB
Pertamina Patra Niaga mencatat ada 31 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah melakukan transaksi pembelian LPG 3 Kg sejak Januari 2024. (Sumber: Pertamina )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pertamina Patra Niaga mencatat ada 31 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang telah melakukan transaksi pembelian LPG 3 kilogram (kg) sejak Januari 2024.

Yaitu sejak masyarakat diwajibkan menunjukkan KTP untuk kemudian NIK-nya akan dicek melalui Merchant Apps Pertamina (MAP) di pangkalan sebelum dapat membeli LPG bersubsidi. 

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengungkap, 85 persen dari total transaksi ini tercatat untuk konsumen Rumah Tangga, dan 15 persen sisanya merupakan UMKM serta petani dan nelayan sasaran. 

"Sejak bergulir di 1 Januari lalu, tercatat 31 juta NIK sudah melakukan transaksi dengan total lebih dari 495 juta tabung LPG 3 kg," kata Riva dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/3/2024). 

Baca Juga: Jokowi Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

"(Sebanyak) 248.000 lebih pangkalan di 411 kota dan kabupaten yang sudah konversi kini sudah siap melayani Subsidi Tepat LPG 3 Kg," tambahnya. 

Riva menyatakan, Pertamina juga berkomitmen menyalurkan LPG dan BBM bersubsidi secara transparan dan sesuai kuota yang ditetapkan. 

Yaitu berdasarkan SK Kepala BPH Migas No. 89/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2023 untuk penyaluran BBM Bersubsidi, untuk Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Tanah dengan kuota 0,5 Juta Kilo Liter (KL), JBT Minyak Solar dengan kuota 17,8 Juta KL, dan LPG Tabung 3 Kg sebesar 8,03 Juta Metric Ton (MT).

"Dengan adanya subsidi dan kuota yang sudah ditetapkan, melalui Subsidi Tepat Pertamina Patra Niaga ini berkomitmen menyediakan data penyaluran yang se-transparan mungkin, ini menjadi bukti validitas data dan bentuk tanggung jawab kami terhadap penugasan yang diberikan,” tuturnya. 

Baca Juga: THR dan Gaji ke-13 PNS Bebas Potongan Iuran dan Pajaknya Ditanggung Pemerintah

Pertamina Patra Niaga juga akan memastikan distribusi energi bersubsidi di tahun 2024 dapat menjangkau masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok negeri dengan harga terjangkau.

Penulis : Dina Karina Editor : Vyara-Lestari

Sumber :


TERBARU