> >

Jelang Coldplay ke Jakarta, Jastip Tiket Konser Menjamur, Apa Bedanya dengan Calo?

Ekonomi dan bisnis | 19 Mei 2023, 07:35 WIB
Penggemar gunakan komputer dan ponsel sekaligus untuk mengantre pembelian tiket presale konser Coldplay Music of the Spheres di warung internet (warnet) Jalan Kartini Raya No 35C, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2023). (Sumber: Kompas.com/Xena Olivia)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Bergeliatnya konser musisi luar negeri di Indonesia setelah pandemi, menghidupkan satu jenis usaha baru yang disebut jasa titip (jastip) tiket konser. 

Salah satunya jelang konser Coldplay di Gelora Bung Karno Jakarta, pertengahan November 2013 mendatang. 

Jastip tiket konser muncul, karena adanya potensi pasar dari para penggemar musisi tersebut, yang tidak bisa ikut war tiket. Misalnya karena harus sekolah atau bekerja. 

Sehingga mereka menggunakan layanan jastip untuk bisa mendapatkan tiket. Atau ada juga orang yang ingin memperbesar kemungkinan mendapatkan tiket, dengan menggunakan jastip sementara dirinya ikut berebut tiket. 

Pada umumnya, cara kerja jastip tiket konser sama seperti jastip di bidang lainnya. Misal jastip produk impor atau jastip pameran buku. Dimana konsumsen harus membayar harga barang, fee jastip yang sudah ditentukan dari awal, dan ongkos kirim. 

Kalau untuk jastip tiket konser, berarti penggemar harus membayar harga tiket sesuai kelas kursi yang diinginkan dan fee jastip. Semakin mahal harga tiket yang diinginkan, biaya jastipnya makin tinggi. 

Baca Juga: Ahli IT Saran Pakai BCA saat War Tiket Umum Coldplay 19 Mei, Ini Rahasia Peluang Berhasil

Lantas apa bedanya jastip tiket konser dengan calo tiket?

Menurut Shanti, pemilik jastip Gureumshop_, jastip jauh lebih memiliki aturan dalam berapa banyak slot tiket yang dijual.

"Saya percaya para jastip mengurus pesanan dengan system end to end , dimana kami benar-benar mengurus hingga tiket bisa dijadikan tiket fisik untuk para pemesan. Jelas kami berbeda dengan calo," kata Shanti kepada KOMPAS.TV, Kamis (18/5/2023).

"Jastip lebih rapi dan fee yang kami kenakan juga berkisar di Rp250.000-Rp500.000. Sedangkan calo mungkin lebih tinggi," tambahnya.

Namun, ada pandangan sebagian masyarakat yang menilai adanya jastip mengurangi kesempatan orang pribadi lainnya untuk mendapat tiket konser.

Shanti mengatakan, sebenarnya yang pesan tiket ke pihaknya juga orang pribadi, bukan rombongan.

Baca Juga: Respons Sandiaga Uno soal Imbauan MUI soal Konser Coldplay di GBK Tidak Dilanjutkan

"Karena di kami sendiri selalu membatasi pesanan per customer hanya 2 tiket. Dan kami selalu menyarankan para customer kami untuk ikutan war pada saat penjualan tiket dimulai. Karena kesempatan masing-masing orang bisa jadi berbeda," ujarnya. 

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

Sumber :


TERBARU