> >

Selain Kurma, Ini Buah-buahan yang Cocok untuk Buka Puasa Kata Ahli Gizi

Takjil | 23 Maret 2023, 13:54 WIB
Ilustrasi buah-buahan untuk berbuka puasa. (Sumber: Grid.id)

SURABAYA, KOMPAS.TV - Kebutuhan gizi pada tubuh penting dipenuhi selama bulan puasa. Hal ini harus dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Biasanya permasalahan gizi yang kerap terjadi selama bulan puasa adalah anemia dan kekurangan gizi. Jika hal itu dibiarkan, akan mengurangi kemampuan seseorang untuk memanfaatkan momen Ramadan secara maksimal.

Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Surabaya Tri Kurniawati mengatakan buah-buahan cocok dikonsumsi saat berbuka puasa untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

“Asupan sumber bahan makanan yang penting pada saat berbuka dan memenuhi kebutuhan tubuh adalah asupan buah-buahan," kata Tri dikutip dari situs UM Surabaya, Kamis (23/3/2023).

Baca Juga: Penumpang KRL Boleh Makan-Minum di Waktu Buka Puasa Selama 1 Jam

Buah-buahan mengandung vitamin dan mineral yang berperan penting dalam memelihara fungsi optimal proses metabolisme dan melindungi tubuh dari proses oksidatif yang dapat menimbulkan radikal bebas.

Buah-buahan adalah sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang baik untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Buah yang cocok dikonsumsi saat berbuka puasa

Tri mengungkapkan terdapat beberapa jenis buah yang cocok dikonsumsi untuk berbuka puasa. Buah yang baik dikonsumsi adalah yang manis dan memiliki banyak cairan.

 

Kurma mengandung 70% gula alami yang mudah diserap tubuh dan cepat menghasilkan energi.

Baca Juga: Doa Buka Puasa Ramadan, Dilengkapi 3 Sunah Nabi Muhammad Ketika Berbuka

Kaya akan kalsium, zat besi, vitamin K, asam folat, serta antioksidan dan serat pangan.

Kemudian buah dengan kadar air tinggi seperti semangka, jeruk, nanas, dan blewah.

Buah-buahan ini dapat mengatasi kekurangan cairan, vitamin, dan mineral saat berbuka puasa.

Sementara itu, Tri mengimbau untuk menghindari buah yang mengandung gas tinggi seperti nangka dan durian.

Pasalnya bisa menyebabkan kembung dan perut terasa penuh, sehingga mengurangi asupan bahan makanan lainnya.

Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU