> >

Kenapa Datangnya Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan?

Amalan | 11 April 2022, 00:04 WIB
Ilustrasi malam Lailatul Qadar. (Sumber: Pixabay/mohammed_hassan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu keistimewaan yang dianugerahkan Allah SWT di bulan Ramadan.

Menurut Muhyiddin Ibnu Arabi dalam Ahkamul Qur'an-nya, malam Lailatul Qadar merupakan kado istimewa bagi umat Nabi Muhammad yang nilainya tidak tertandingi oleh apa pun.

Keagungan dan keutamaan malam Lailatul Qadar pun banyak dijelaskan di berbagai hadis nabi.

Terkait ketetapan kapan terjadinya malam Lailatul Qadar, terjadi banyak perbedaan pendapat.

Dilansir dari NU Online, Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 1449 M) dalam Fathul Bari menghimpun sebanyak kurang lebih ada 45 pendapat.

Namun menurut Ibnu Hajar, pendapat yang paling unggul adalah yang mengatakan malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal-tanggal ganjil.

Baca Juga: Tradisi Ramadan Sambut Malam Lailatul Qadar

Sementara itu Imam Syafi'i mengatakan secara lebih spesifik bahwa tanggal 21 dan 23 Ramadan yang paling potensial menjadi datangnya malam Lailatul Qadar.

Lain lagi dengan pendapat mayoritas ulama yang mengatakan malam tanggal 27 Ramadhan. Pendapat yang terakhir ini juga didukung oleh Syekh Nidzamuddin an-Naisaburi dalam Graraib al-Qur’an wa Raghaib al-Furqan yang mengatakan malam Lailatul Qadar tiba di tanggal 27 Ramadan.

Lantas kenapa malam datangnya malam Lailatul Qadar dirahasiakan?

Menurut beberapa pendapat ulama, ada hikmah agung di balik dirahasiakannya malam Lailatul Qadar.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : NU Online


TERBARU