> >

Tiga Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Amalan | 28 April 2021, 23:23 WIB
Ilustrasi malam Lailatul Qadar (Sumber: Pixabay/mohammed_hassan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki minggu-minggu terakhir bulan Ramadan, banyak umat Islam yang mulai menantikan malam Lailatul Qadar.

Menurut yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadits, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang istimewa.

Bahkan satu malam saja bisa lebih baik dari seribu bulan jika dimanfaatkan dengan beribadah sebaik mungkin.

   

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. al-Qadr : 1–5).

Baca Juga: Rutin Konsumsi 8 Gelar Air Sehari untuk Penuhi Cairan Selama Puasa

Keutamaan Lailatul Qadar yang tercantum dalam Al-Quran dan Hadits, kami rangkum menjadi tiga poin besar.

1. Hari ketika Allah SWT mentakdirkan agamanya dan pedoman untuk Nabi SAW.

Menurut Syekh Muhammad Abduh, pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT menyeru kepada umat manusia untuk berjalan ke arah yang benar. 

Selain itu, pada malam itulah Allah SWT telah mengangkat kedudukan Nabi-Nya dan memuliakannya dengan menjadi Rasul terakhir.

2. Diturunkannya kitab suci Al-Quran

Turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran adalah hari bersejarah umat Islam. Saat itulah tatanan dunia berubah dari penuh kemaksiatan dan kezaliman menjadi penuh keberkahan dan kebenaran.

Al-Quran turun saat Nabi Muhammad bertafakur di Gua Hira. Surat pertama yang diturunkan adalah Al-Alaq ayat 1-5.

Baca Juga: Mengintip Bentuk Toleransi Antar Umat Beragama di Bulan Ramadan

3. Turunnya para malaikat termasuk malaikat Jibril

Tujuan turunnya para malaikat di sini adalah untuk membagikan kebahagiaan dan kedamaian kepada manusia yang berbuat baik di bulan Ramadan.

Barangsiapa yang mendapat keberkahan di malam Lailatul Qadar maka nilainya lebih baik dari melakukan kebaikan selama 84 tahun (1000 bulan).

Wallahualam bisshawab.

Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU