> >

PLN: Klaim Token Listrik Gratis via Whatsapp Baru Bisa Diakses 6 April

Bumn | 3 April 2020, 18:22 WIB
Ilustrasi meteran listrik. (Sumber: (Pixaby))

JAKARTA, KOMPAS TV - Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan layanan aplikasi pengirim pesan Whatsapp untuk mengklaim diskon dan gratis tarif listrik baru dapat digunakan masyarakat mulai 6 April 2020.

“Kami dapat laporan Whatsapp kami bermasalah. Bukan dari PLN, tetapi dari Whatsapp karena trafiknya tinggi. Nomor itu akan bisa berjalan mulai hari Senin, tetapi saat ini masih tahap perbaikan," kata Wakil Direktur Utama Darmawan Prasodjo di Jakarta, Jumat (3/4). 

Karena itu, Darmawan menganjurkan masyarakat untuk mengakses laman resmi PLN, http://www.pln.co.id untuk mendapatkan informasi mengenai pembebasan tagihan listrik atau pengurangan tarif sampai 50 persen. 

Baca Juga: PLN Bakal Kasih Token Gratis untuk Pelanggan Listrik 450 VA

Cara mengakses melalui website pln.co.id, masyarakat bisa memilih menu pelanggan. Kemudian ada sub-menu 'stimulus COVID-19'. Lalu silakan masukkan ID pelanggan atau nomor meternya dan masuk ke token listrik gratis.

“Saat token gratis berhasil didapatkan, dipersilakan memasukkan angka tersebut ke KWh meter agar dapat diskonnya sesuai arahan pemerintah," ujar Darmawan.

Sementara itu, jika layanan Whatsapp sudah tersedia pada 6 April 2020 masyarakat dapat mengirim pesan ke nomor 08122123123.

"Ketik (pesan) apa saja, nanti dapat balasan. Masukkan ID pelanggan, nanti akan ada token listrik gratis yang kemudian bisa dimasukkan ke KWh meter," tutur dia.

Darmawan menuturkan, tidak semua pelanggan berhak mendapat bantuan. Pasalnya, hanya ada dua kelompok yang menerima insentif, yaitu pelanggan listrik berkapasitas 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi. 

Artinya, pelanggan listrik 900 VA yang memiliki kode 'M' pada nomor struk tagihan tidak mendapatkan bantuan pengurangan listrik sebesar 50 persen. 

"Kalau pelanggan melihat struknya saat beli token, ada kode-nya R1M, M artinya mampu. Berarti walaupun 900 VA, mohon maaf mereka ini non-subsidi atau mampu sehingga tidak berhak mendapatkan diskon sampai saat ini," ujar Darmawan. 

Baca Juga: Tak semua Pelanggan Listrik 900 VA Dapat Potongan 50 Persen, Cek Faktanya

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo lewat jumpa pers pada akhir bulan lalu memutuskan membebaskan tagihan pelanggan listrik berkapasitas 450 VA dan mengurangi tarif sebesar 50 persen pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. 

Bantuan yang diberikan pada April, Mei, dan Juni 2020 itu bertujuan mengurangi beban masyarakat terdampak pandemi COVID-19.

Menurut catatan PLN, ada 24 juta pelanggan listrik 450 VA yang akan menerima pembebasan tagihan listrik, sementara tujuh juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi akan mendapatkan diskon 50 persen selama tiga bulan.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU