> >

Pernyataan Lengkap Mark Zuckerberg yang PHK 11.000 Orang, Mengaku Salah Investasikan Uangnya

Ekonomi dan bisnis | 10 November 2022, 09:31 WIB
Meta Platforms, yang merupakan perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 11.000 orang. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Meta, yang merupakan perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, akan mem-PHK 11.000 karyawannya. Jumlah itu 11 persen dari total karyawan Meta.

CEO Meta Mark Zuckerberg, menyampaikan pernyataan kepada seluruh karyawan Meta. Ia menjelaskan, perusahaan mengambil berbagai langkah efisiensi selain mengurangi jumlah karyawan. Pernyataan itu diunggah pada Rabu (9/11/2022).

"Hari ini saya membagikan beberapa perubahan tersulit yang pernah kami buat dalam sejarah Meta. Saya telah memutuskan untuk mengurangi ukuran tim kami sekitar 13 persen dan melepaskan lebih dari 11.000 karyawan berbakat kami," kata Mark dikutip dari laman resmi Meta, www.fb.com, Kamis (10/11/2022).

"Kami juga mengambil sejumlah langkah tambahan untuk menjadi perusahaan yang lebih ramping dan efisien, dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu dan memperpanjang pembekuan perekrutan kami hingga Q1," katanya.

Mark mengaku ia adalah orang yang paling bertanggung jawab atas tindakan perusahaan tersebut. Ia juga menyesal harus ada pegawai Meta yang terdampak efisiensi perusahaan.

Baca Juga: Susul Twitter, Meta Induk Facebook PHK Massal 11 Ribu Karyawan karena Merugi

Ia menjelaskan, mengapa Meta sampai harus melakukan PHK massal.

"Pada awal Covid, dunia dengan cepat bergerak secara online dan lonjakan e-commerce menyebabkan pertumbuhan pendapatan yang sangat besar. Banyak orang memperkirakan ini akan menjadi akselerasi permanen yang akan terus berlanjut bahkan setelah pandemi berakhir. Saya juga melakukannya, jadi saya membuat keputusan untuk meningkatkan investasi kami secara signifikan," kata Mark.

"Sayangnya, ini tidak berjalan seperti yang saya harapkan. Tidak hanya perdagangan online yang kembali ke tren sebelumnya, tetapi penurunan ekonomi makro, meningkatnya persaingan, dan hilangnya sinyal iklan telah menyebabkan pendapatan kami jauh lebih rendah dari yang saya harapkan. Saya salah, dan saya bertanggung jawab untuk itu," ujarnya.

Ia pun menjabarkan hak-hak pekerja yang didapatkan setelah terkena PHK:

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber :


TERBARU