> >

Di Awal 2022, Pertamina Temukan Sumber Gas Baru di Lepas Pantai Balikpapan

Ekonomi dan bisnis | 5 Januari 2022, 15:26 WIB
Ilustrasi Pertamina temukan cadangan migas. PT Pertamina Hulu Mahakam, anak usaha Pertamina Hulu Energi berhasil mendapatkan penemuan baru gas bumi di sumur eksplorasi Manpatu-1x. (Sumber: Dok. Pertamina)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Pertamina Hulu Mahakam, anak usaha Pertamina Hulu Energi berhasil mendapatkan penemuan baru gas bumi di sumur eksplorasi Manpatu-1x.

Vice President Eksplorasi Pertamina Hulu Energi Regional Kalimantan Bayu Giriansyah mengatakan, Manpatu-1x adalah sumur eksplorasi di area South Mahakam di perairan lepas pantai Balikpapan, Kalimantan Timur.

Bayu mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan penemuan pertama bagi Indonesia pada permulaan tahun 2022.

Menurut penjelasannya, temuan ini berada di antara lapangan-lapangan migas yang sudah ada, sehingga dapat segera dimonetisasi dengan penyambungan ke fasilitas lapangan terdekat yang sudah ada.

"Pengeboran dimulai pada 20 Oktober 2021 dengan menggunakan Rig Hakuryu-14 dan berhasil sampai dengan kedalaman 3.776,4 meter pada 9 Desember 2021, dan berhasil menemukan lapisan hidrokarbon minyak dan gas dengan total ketebalan net pay sebesar 207 meter pada interval Sepinggan Delta Sequence dan Sepinggan Carbonate Sequence dengan kualitas reservoir yang sangat baik,” kata Bayu, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, dia menuturkan, pekerjaan uji alir yang pertama drill steam test/DST-1 telah dilakukan pada 3 Januari 2022 terhadap reservoir target utama dengan rate gas sebesar 15 juta standar kaki kubik per hari dan kondensat sebesar 500 barel per hari.

Selain target utama tersebut, Pertamina mengidentifikasi juga zona reservoir pada Sepinggan Carbonate Sequence yang akan dilakukan uji alir selanjutnya.

Baca Juga: Pengamat: Pertamina Harus Cermat Menghitung Penghapusan Pertalite

Sementara itu, terkait temuan ini, General Manager Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Zona 8 Agus Amperianto menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjalankan operasi migas yang selamat, efektif, dan unggul.

Sehingga, kata dia, Blok Mahakam dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional.

"Pelaksanaan pengeboran eksplorasi sumur Manpatu-1x ini dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE (kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan) yang tinggi, menaati protokol COVID-19 secara disiplin, serta menerapkan operational excellence," ujar Agus.

"Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat kami untuk terus melakukan pengeboran yang penting bagi keberlangsungan produksi migas dari wilayah kerja Mahakam," tegasnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Regional Kalimantan Chalid Said Salim mengungkapkan, temuan gas dari sumur eksplorasi ini merupakan salah satu pencapaian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan cadangan dan mempertahankan produksi migas melalui kegiatan pengeboran eksplorasi dan eksploitasi.

Penemuan baru ini merupakan bentuk komitmen nyata Pertamina dalam pemenuhan energi untuk Indonesia dan penambahan cadangan migas nasional guna mendukung pencapaian target produksi Indonesia 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030.

Baca Juga: Mediasi Berhasil, Kemnaker Pastikan Aksi Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina Batal

 

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Antara


TERBARU