> >

Tergiur Keuntungan dari Shiba Inu hingga Bitcoin? Simak Dulu Tips Investasi Kripto

Ekonomi dan bisnis | 29 Oktober 2021, 10:00 WIB
Koin Shiba Inu dan Bitcoin. Harga Shiba Inu terus meningkat, menjadikannya bintang baru di Indonesia gestasi kripto. Sedangkan Bitcoin masih menjadi aset kripto paling berharga dengan harganya yang sudah mendekati Rp1 miliar. Namun sebelum berinvestasi di keduanya, masyarakat harus memahami tips investasi kripto (29/10/2021) (Sumber: chroniclelive.co.uk)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Investasi kripto kedatangan bintang baru yang bernama koin Shiba Inu. Harga aset kripto yang berasal dari meme anjing Shiba Inu itu  terus memecahkan rekor tertinggi nya sendiri.

Melansir CoinDesk, harga Shiba Inu sempat mencapai level tertinggi nya sepanjang sejarah yaitu 0.00008534 dollar AS pada perdagangan Rabu (27/10/2021). Dengan capaian itu, harga Shiba Inu sudah naik 73 persen dalam sepekan terakhir.

Kenaikan harga Shiba Inu pada minggu ini dikarenakan adanya dukungan untuk petisi di Change.org yang mendesak platform perdagangan Robinhood untuk memasukkan koin Shiba Inu di situs tersebut. Sejauh ini petisi tersebut telah mengumpulkan sekitar 334.500 tanda tangan.

Meski dilarang di sejumlah negara, bahkan mendapat fatwa haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), nyatanya investasi kripto semakin diminati. Aset kripto paling terkenal, Bitcoin, bahkan harganya hampir mencapai Rp1 miliar.

Melihat angka-angka di atas memang menggiurkan ya, apalagi banyak cerita investor kripto yang kaya mendadak dalam semalam lantaran aset kripto nya meroket. Namun, jika anda tertarik untuk menaruh uang dalam investasi kripto, ada sejumlah hal yang harus anda perhatikan.

Baca Juga: Shiba Inu dan Dogecoin Berkejaran Demi Jadi Aset Kripto Terbesar ke-9 di Dunia

Mengutip CoinDesk, Jumat (29/19/2921), berikut 10 tips investasi kripto:

1. Jangan memasukkan lebih dari yang Anda mampu

Aset kripto lebih berisiko dari banyak investasi lainnya. Tidak ada jaminan kepastian nilai aset akan naik karena volatilitasnya tinggi.

Terlebih, belum ada aturan terkait investasi aset kripto, termasuk di Indonesia. Belum ada asuransi yang mengatur investasi ini.

Bitcoin, aset kripto pertama yang sudah ada selama lebih dari satu dekade dan sangat kecil kemungkinannya untuk menghilang dibanding kebanyakan koin lainnya, juga tidak bebas risiko.

Karenanya, jangan mempertaruhkan semua tabungan Anda pada aset kripto manapun.

2. Riset secara menyeluruh

Sebelum Anda menginvestasikan sejumlah besar uang dalam aset kripto apa pun, lakukanlah riset mendalam tentang investasi ini.

Baca Juga: Polisi Inggris Sita Uang Kripto Senilai Rp 4,99 Triliun Hasil Pencucian Uang Kelompok Kriminal

Anda bisa mencoba bergabung ke forum komunitas dan milis pengembang koin, mendengarkan podcast, meminjam buku dari perpustakaan. Materi yang anda riset tidak hanya tentang aset kripto, tetapi bidang terkait seperti kriptografi, teori permainan, dan ekonomi.

Coba banyak berbincang juga dengan orang-orang yang skeptis dengan investasi kripto. Masukan mereka bisa menjadi bahan pertimbangan anda.

4. Jika kedengarannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin memang begitu

Sama seperti Wall Street, kripto penuh dengan penipu. Ada lebih dari cukup orang yang menjanjikan proyek koin kripto mereka akan menyalip Bitcoin. Tapi, benarkah itu? Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya: Riset.

Beberapa bursa kripto menawarkan imbal hasil lebih dari 100 persen. Jika harga asetnkrioto naik, tentu anda bisa merapu keuntungan. Namun jika sebaliknya, anda akan rugi besar.

5. Jangan percaya, verifikasi

Banyak penipu di pasar ini. Saat Elon Musk tampil di Saturday Night Live (SNL) beberapa waktu laku, sejumlah penipu di Twitter memanfaatkan penampilan itu untuk menipu orang-orang.

Baca Juga: Setelah Hampir Tembus Rp1 Miliar, Harga Bitcoin Kini Anjlok 7 Persen

Mereka berhasil menyedot dari banyak pengguna kripto senilai hampir 100.000 dollar AS dengan giveaway palsu. 

Mereka menginstruksikan korbannya untuk mengirim sejumlah kecil kripto untuk memverifikasi alamat mereka. Jika mereka melakukannya, akan mendapatkan kembali 10 kali lipat jumlah itu.

6. Waspadai bias unit

Hanya karena sejumlah aset kripto diperdagangkan sekitar 1 dollar AS, tidak berarti itu 'lebih murah' dari Bitcoin dengan harga saat ini sekitar 66.000 dollar AS. Lantaran tidak semua koin dibuat sama.

Ada ribuan aset kripto, beberapa di antaranya berusaha meniru Bitcoin. Mereka semua memiliki tingkat dukungan pengembang dan desentralisasi yang berbeda-beda.

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber :


TERBARU