> >

Kena ARA Lagi, Saham Bukalapak Perlahan Kembali Bangkit

Ekonomi dan bisnis | 9 Agustus 2021, 17:43 WIB
Ilustrasi startup e-commerce Bukalapak yang mulai melantai di bursa saham, Jumat (6/8/2021). (Sumber: Dok. Cermati.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Melesatnya harga saham PT Bukalapak.com (BUKA) kembali terbentur oleh auto rejection atas (ARA) pada awal perdagangan hari ini, Senin (9/8/2021).

Sesaat setelah bel pembukaan pasar dibuka, nilai BUKA naik 25 persen ke level Rp 1.325 per saham, sebagaimana data BEI pada pukul 10.00 WIB tadi.

BUKA pun berhasil mencatatkan volume perdagangan hingga 352,36 juta saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 466,88 miliar.

Hingga pukul 14:10 WIB, nilai BUKA terpangkas kembali apresiasinya menjadi 14,15 persen ke level harga Rp 1.210 per saham.

Baca Juga: IPO Bukalapak Cetak Dua Sejarah Baru di Bursa Efek Indonesia

Hal tersebut terjadi setelah munculnya banyak investor asing yang menjual saham BUKA, sampai Bloomberg menyebutnya sebagai yang terbesar untuk hari ini.

Tercatat, selama perdagangan hari ini, saham BUKA yang telah dilego oleh investor asing mencapai Rp 492 miliar.

Jika ditotal dari dua hari terakhir, saham BUKA yang telah dilepas oleh asing pun nilainya mencapai Rp 739 miliar.

Sebelumnya, Jumat (6/8/2021), untuk pertama kalinya saham BUKA melonjak hingga menembus ARA 24,71% ke Rp 1.060 per saham.

Kendati melesat, investor asing mencatatkan jual bersih Rp 249,22 miliar di pasar reguler dan merupakan tertinggi di bursa.

Baca Juga: "Unicorn" Masuk di Bursa Efek Indonesia Tandai Bukalapak Tetap Kompetitif

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/BEI/Bloomberg


TERBARU