> >

Daftar Maskapai Penerbangan Paling Aman, Indonesia Sumbang Lima

Ekonomi dan bisnis | 10 Januari 2021, 21:30 WIB
Ilustrasi: pesawat Sriwijaya Air. (Sumber: dok Sriwijaya)

SOLO, KOMPAS.TV - Peristiwa jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air bernomor SJ 182 pada Sabtu (9/1) Sore menghebohkan masyarakat. Sebagian warganet pun menyatakan ketakutannya naik pesawat.

Hal ini wajar mengingat tahun lalu saja telah terjadi 7 kecelakaan pesawat di Indonesia. Selain itu, kecelakaan mematikan pesawat komersial juga sudah 3 kali terjadi dalam 7 terakhir.

Sebelumnya, pesawat Air Asia juga mengalami kecelakaan pada 2014. Pada 2018 giliran pesawat milik Lion Air jatuh di perairan Karawang.

Situs pemeringkatan maskapai AirlineRatings mengeluarkan peringkat maskapai paling aman untuk menjawab ketakutan itu. Awal tahun ini, AirlineRatings memeringkatkan 358 maskapai di seluruh dunia.

Peringkat maskapai ini berdasarkan jumlah kecelakaan pesawat akibat kelalaian pilot. AirlineRatings juga mencatat rekam jejak kecelakaan suatu maskapai dalam 10 tahun terakhir.

Kepatuhan pada protokol kesehatan Covid-19 juga masuk dalam penilaian tahun ini. Peringkat ini mempertimbangkan pula hasil audit lembaga lain.

Maskapai penerbangan paling aman lagi-lagi jatuh pada maskapai asal Australia, Qantas. Peringkat di bawahnya berturut-turut adalah Qatar Airways, Air New Zealand, Singapore Airlines, Emirates, EVA Air, Etihad Airways, Alaska Airlines, Cathay Pacific Airways, dan British Airways.

Sepuluh penerbangan itu mendapat tujuh bintang. Indonesia menyumbang lima maskapai dalam pemeringkatan itu.

Citilink dan Garuda Indonesia sama-sama mendapat lima bintang. Dua maskapai ini belum pernah mengalami kecelakaan mematikan dalam 10 tahun terakhir.

Namun, Garuda Indonesia lebih unggul dari sisi layanan. Garuda juga menjadi maskapai paling tepat waktu di dunia pada 2019, menurut Offical Airline Guide.

Penulis : Ahmad Zuhad Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU