> >

Pedagang Dulang Cuan dari Daur Ulang Galon PET

Advertorial | 25 Februari 2021, 14:10 WIB
Pemilik toko grosir minuman, Guswan, mengumpulkan galon bekas air minum jenis PET untuk ditukar ke pengepul. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemilik Toko Grosir Minuman Banggalawa, Guswan, berhasil meraup untung berkali lipat dari menukar galon kosong bekas air minum 15L.

Di toko grosir miliknya, Guswan memang biasa berjualan air minum kemasan galon. Namun, ia tak pernah menyangka kebiasaannya mengumpulkan galon berbahan polyethylene terephthalate (PET) bisa mendatangkan cuan yang lumayan.

Guswan mengaku inisiatif menukar galon ke pengepul berawal dari pertanyaan salah satu konsumennya. Menurut Guswan, galon sekali pakai yang tidak perlu ditukar seringkali membuat orang bingung karena tidak tahu bagaimana membuang sampahnya.

“Ada beberapa konsumen yang menanyakan cara buang sampahnya. Cuma begitu sekali saja konsumen taruh di depan rumah, pemulung atau petugas sampah justru sering dulu-duluan datang dan menanyakan kembali galon bekasnya. Akhirnya jadi rebutan, jadi duit untuk mereka jual ke pelaku daur ulang,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Kompas.Tv, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: Galon Plastik Sekali Pakai Bernilai Ekonomi Tinggi untuk Daur Ulang

Dari berbagai merek minuman yang dijual, Guswan banyak mendapat keuntungan dari galon Le Minerale. Menurut Guswan, Le Minerale memiliki penjualan yang baik dan lancar sehingga galon dapat terkumpul lebih banyak.

Permintaan yang tinggi juga datang dari konsumen yang senang dengan inovasi galon PET sekali pakai karena lebih higienis, terutama pada kondisi pandemi seperti sekarang.

“Galon ini tidak perlu ditukar, kalau beli selalu dapat galon yang baru, jadi konsumen memang menyukai kehigienisan dan kepraktisannya. Selain itu kemasan galon ini kan bening, kita jadi bisa lihat kebersihan airnya,” ujar Guswan.

“Ini galonnya juga ada pegangannya, ibu-ibu kalau beli juga bisa sendiri karena mudah untuk dibawa. Menurut saya, itu juga yang membuat galon ini jadi banyak peminatnya.”

Baca Juga: Inovasi Daur Ulang Sampah Plastik Hasilkan Cuan

Oleh pengepul, satu buah galon PET bisa dihargai dalam rentang Rp1000 - Rp3500.

Karena memiliki nilai yang sangat tinggi, Guswan selalu berpesan kepada para pelanggannya untuk mengumpulkan dan mengembalikan galon ke tokonya.

Sepanjang berjualan galon sekali pakai Le Minerale, Guswan mengaku tidak pernah menerima keluhan terkait sampah plastik. Konsumen cukup mengerti jika galon berbahan PET mudah didaur ulang.

Model bisnis air mineral dengan kemasan galon PET diakui Guswan sangat menguntungkan. Selain dapat mendulang cuan, dari segi logistik, galon PET juga lebih efisien dari segi logistik.

Baca Juga: Galon Berbahan PET Jadi Bahan Baku Industri Daur Ulang

“Galon kosong model lama dengan sistem isi ulang setiap ditarik menuh-menuhin tempat, gak dapet duit, dan deg-degan gak bisa dibalikin kalau rusak meski cuma sedikit. Tapi sekarang pedagang malah senang karena galon PET ini dalam kondisi apa pun justru bisa dijual dan dapat uang 1000 - 3500 per galon,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kemasan galon PET bekas tidak menjadi beban sampah karena mudah didaur ulang dan menjadi sumber pemasukan bagi penjual. Banyak orang berlomba untuk mendapat sampah galon PET.

“Jika ini bisa terjadi di semua produk, justru akan sangat bagus karena dampaknya (baik) untuk lingkungan. Semua kemasan bisa dimanfaatkan kembali bahan bekas pakainya,” tutupnya.

Penulis : Elva Rini Editor : Zaki-Amrullah

Sumber : Kompas TV


TERBARU