Kompas TV regional berita daerah
advertorial

Gelar Penyuluhan Gerakan Antikorupsi, Komitmen Kanwil Kemenkumham Sumsel dalam Pencegahan Korupsi

Kompas.tv - 16 Juni 2023, 10:42 WIB
gelar-penyuluhan-gerakan-antikorupsi-komitmen-kanwil-kemenkumham-sumsel-dalam-pencegahan-korupsi
Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ilham Djaya saat membuka kegiatan penyuluhan Gerakan Anti Korupsi, Kamis (15/6/2023). (Sumber: Humas Kanwil Kemenkumham Sumsel)
Penulis : KompasTV Palembang

Selanjutnya, Kakanwil Ilham menegaskan agar jajarannya bisa menyikapi perkembangan lingkungan strategis. Dia mengutip bapak sejarahwan modern, Sir John Dalberg-Acton. Yaitu Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely yang berarti kekuasaan itu cenderung korup, dan kekuasaan yang absolut cenderung korup secara absolut.

“Korupsi dan kekuasaan, ibarat dua sisi dari satu mata uang. Korupsi selalu mengiringi perjalanan kekuasaan dan sebaliknya kekuasaan merupakan ‘Pintu Masuk’ bagi tindak korupsi, inilah hakikat dari pernyataan Lord Acton”, tegas Kakanwil.

Dikatakan oleh kakanwil, kita telah sepakat bahwa korupsi merupakan musuh bersama dan para koruptor mesti diganjar hukuman setimpal. Namun demikian, perlu kiranya dirumuskan beberapa solusi konkret untuk mencegah korupsi kekuasaan.

"Pertama, merubah paradigma kekuasaan, Paradigma ini baik bagi penguasa atau juga yang dikuasai/diperintah. Kedua belah pihak harus sepakat bahwa kekuasaan tidak bersifat mutlak dan menindas, tapi justru melindungi dan sebagai alat strategis untuk mensejahterakan rakyat." Ujar Ilham.

"Kedua, distribusi kekuasaan yang adil. Kesempatan berkuasa harus diberikan kepada semua pihak yang mampu dan dalam jangka waktu yang proporsional, sehingga tidak terjadi kejumudan kekuasaan. Ketiga, membangun sistem kontrol yang ketat. Lingkungan masyarakat(cultural) dan birokrasi yang bersih (structural) harus menjadi lokomotif pengontrol pemimpin yang korup," tambah Ilham.

Berbagai jenis tindak pidana korupsi, mulai dari pemerasan, gratifikasi, uang pelicin, suap, benturan kepentingan, dan tindakan yang merugikan orang banyak lainnya.

"Hal ini mengingatkan atau menyadarkan kita bahwa perbuatan semacam itu sungguh tidak patut kita lakukan," ungkap Ilham Djaya

Kakanwil Ilham kembali mengingatkan untuk tidak flexing atau memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah.

"Sesuai atensi Presiden, kita sebagai ASN dituntut untuk hidup sederhana. Tidak boleh jumawa, tidak boleh pamer kekuasaan dan kekayaan serta tidak bergaya hidup mewah. Pada hakikatnya kita hanyalah pelayan publik,” tegas Kakanwil saat memberikan sambutan.

"Saya instruksikan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis untuk terus menggelorakan semangat anti korupsi kepada seluruh jajarannya, memberikan sanksi berat kepada anggota yang kedapatan melakukan perbuatan korupsi serta memperkuat Tim Saber Pungli pada masing-masing UPT," imbuhnya.

Diakhir sambutannya Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh dedikasi sebagai upaya untuk memberikan pelayanan publik yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan surat keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian hukum dan HAM Sumatera Selatan tentang pembentukan tim unit pemberantasan pungutan liar (UPP) pada kanwil Kemenkumham Sumsel. Serta dilakukan penyematan rompi kepada kepala divisi pemasyarakatan, Bambang Haryanto selaku ketua tim unit pemberantasan pungutan liar pada Kanwil Kemenkumham Sumsel.




Sumber : Kompas TV Palembang


BERITA LAINNYA



Close Ads x