Kompas TV olahraga sepak bola

Genjot Kualitas Wasit Lewat Pelatihan VAR, Erick Thohir: Masih Ada yang Ngaco, akan Saya Gigit

Kompas.tv - 20 Juli 2023, 06:40 WIB
genjot-kualitas-wasit-lewat-pelatihan-var-erick-thohir-masih-ada-yang-ngaco-akan-saya-gigit
Ketua Umum PSSI Erick Thohir berharap kualitas wasit Indonesia semakin meningkat melalui pelatihan VAR yang digelar. (Sumber: PSSI)
Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - PSSI terus mengambil langkah serius dalam menerapkan program pengembangan perwasitan guna meningkatkan kualitas wasit, salah satunya melalui program pelatihan Video Assistant Referee (VAR).

Setelah menggelar seleksi, kursus, dan lokakarya bagi wasit yang bertugas di Liga, PSSI bekerja sama dengan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk membawa instruktur FIFA, Subkhiddin, guna melaksanakan pelatihan VAR tersebut.

Menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, peningkatan kinerja para wasit di lapangan menjadi prioritas dalam upaya menjadikan kompetisi Liga musim 2023/2024 lebih baik dengan keputusan yang objektif, sehingga setiap pertandingan dapat berjalan dengan lancar, bersih, dan adil.

"Pelatihan ini sangat penting apalagi sebentar lagi kompetisi Liga 2 segera dimulai dan VAR akan segera diimplementasikan," kata Erick dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (19/7/2023).

Erick pun berharap, dengan pelatihan VAR ini, kualitas wasit di Indonesia bisa semakin meningkat. Ia kemudian menegaskan bakal bertindak tegas apabila masih ada wasit yang bertugas asal-asalan.

"Saya berharap, usaha keras PSSI ini benar-benar ditanggapi dengan serius para wasit karena ini untuk perbaikan korps wasit Indonesia," lanjutnya.

"Jika setelah pelatihan ini, masih ada yang ngaco, akan saya gigit," ujar Erick yang juga menjabat Ketua Komite Wasit PSSI itu.

Program pelatihan VAR ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 18 hingga 20 Juli 2023 di Jakarta. 

Program tahap kedua ini dibagi menjadi beberapa sesi yang sesuai dengan materi pengenalan sistem VAR yang akan diterapkan.

Baca Juga: PT LIB dan FIFA Bahas Penerapan VAR di Liga 1 2023/24

Untuk program perbaikan wasit Liga Indonesia, Erick menunjuk Wakil Ketua Umum II, Ratu Tisha, sebagai penanggung jawab.

Setiap harinya dalam program pelatihan ini, peserta akan diberikan materi dasar dan pengenalan terkait sistem VAR. 

Salah satu hal yang sangat penting adalah mempelajari Law of The Game (LoTG), yang menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan. 

Pada akhir program pelatihan, akan ada tes yang melibatkan semua peserta terkait dengan materi yang telah dipresentasikan selama tiga hari.

Hari pertama pelatihan akan memfokuskan peserta untuk mempelajari LoTG tahun 2023-2024, diikuti dengan materi pengenalan dan analisis pendukung lainnya. 

Sementara itu, pada hari kedua dan ketiga, peserta akan mempelajari aspek teknis terkait pengambilan keputusan, dilanjutkan dengan sesi trivia/quiz dan tes dengan menonton rekaman video sebelum akhirnya program ditutup dengan kesimpulan.

Seperti yang diketahui, VAR merupakan teknologi kamera video yang telah umum digunakan dalam sepak bola internasional untuk membantu wasit memimpin pertandingan dengan tertib dan adil sesuai dengan peraturan. 

Teknologi VAR pertama kali diuji coba dalam pertandingan internasional antara Prancis dan Italia pada Juni 2016. 

Melihat kesuksesan penggunaannya, FIFA kemudian menerapkan teknologi VAR dalam Piala Dunia 2018 di Rusia. Sekarang, teknologi pendukung VAR diharapkan dapat diterapkan dalam liga profesional di Indonesia. 

Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Penerapan VAR di Liga 1 Mulai Februari 2024!


 




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x